Adik kandung Presiden Gus Dur, Lily Chodidjah Wahid turut menghadiri acara Haul Bung Karno ke 45 di kediaman Rachmawati Soekarnoputri. Lily menyatakan, ketika berbicara mengenai Bung Karno, tidak akan ada habisnya."Yang tak pernah saya lupakan semangat beliau meneriakkan tetap maju, ini yang harus dikerjakan ke depan," kata Lily di rumah Rachmawati Soekarnoputri, Jakarta Selatan, Minggu (20/6).Lily yang juga mantan anggota DPR itu menganggap banyak pekerjaan yang harus segera diselesaikan agar Indonesia menjadi negara besar dan semua rakyatnya sejahtera. Selama masih ada pertikaian di antara elite-elite bangsa, Indonesia akan sulit mencapai kemajuan."Kita lupakan pertikaian, kita wujudkan sinergi, selama kita masih cakar-cakaran kita tak akan ke mana-mana," tegasnya.Di tempat yang sama, Pengamat Kepolisian yang juga anggota Tim 9 Bambang Widodo Umar mengatakan, implementasi dari nilai-nilai pancasila oleh bangsa ini belum diterapkan dengan maksimal. Pemimpin negeri ini harusnya memberikan contoh dan menjadi pelopor bahwa Pancasila menjadi dasar negara dan nilai-nilainya dapat diterapkan di semua sektor kehidupan."Pancasila masih terbang di awang-awang belum ada jubahnya, apa hukum pancasila ada? Ekonomi Pancasila ada? Kita masih jiplak teori barat. Ibarat hidup kita masih mimpi," tandasnya.
Lily Wahid: Selama masih bertikai, bangsa ini tak akan ke mana-mana
Lily menilai, masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan agar tercapai Indonesia yang adil dan makmur.
Rekomendasi