Kubu Agung 'sentil' Ical: Tak bisa terima kekalahan & harus belajar

Kubu Agung gembira Ketua Mahkamah Partai, Muladi mengimbau kader tunduk pada keputusan Menkum HAM.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kubu Agung 'sentil' Ical: Tak bisa terima kekalahan & harus belajar
Ical dan Agung Laksono buka Mupimnas Kosgoro. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Ketua DPP Partai Golkar versi Munas Ancol, Leo Nababan menyambut gembira pernyataan Ketua Mahkamah Partai Golkar Muladi yang meminta kader partai beringin tunduk pada keputusan Menkum HAM Yasonna Laoly. Imbauan itu dinilainya sesuai dengan putusan sidang Mahkamah Partai lalu."Kami bersyukur artinya ada kebenaran. Kalau diukur dengan hati yang jernih memang kebenaran itu," kata Leo Nababan saat dihubungi, Rabu (18/3).Lanjut dia, Menkum HAM Yasonna Laoly telah benar mengesahkan kepengurusan Golkar di bawah kepemimpinan Agung Laksono. Kubu Ical sebaiknya berlapang dada dengan bergabung dalam kepengurusan."Menkum HAM sudah mengambil keputusan berlandaskan Mahkamah Partai. Harusnya Pak Ical legowo? menerima kekalahan," terang dia.Dia menyatakan Ical sebaiknya menghentikan segala gugatannya di pengadilan. Hal itu agar konflik Golkar tidak merembet ke daerah-daerah."Selama ini kurang bisa menerima kemenangan orang lain. Harusnya dia belajar lah?," pungkas dia.Diketahui, Ketua Mahkamah Partai Golkar Muladi menerima keputusan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang mengakui kepengurusan Partai Golkar kubu Agung Laksono. Dia meminta semua kader Golkar untuk legowo atas keputusan Menkum HAM Yasonna Laoly yang diambil berdasarkan keputusan mahkamah partai itu.

Rekomendasi