Sebagian besar pimpinan DPD I dan II Partai Golkar tiba di Bali untuk mengikuti Musyawarah Nasional IX (Munas). Pembukaan Munas sendiri akan dilaksanakan pada pukul 20.00 WITA."DPD I se-Indonesia datang semua, DPD II juga berdatangan hari ini," ujar Ketua Forum Silaturahmi DPD I se-Indonesia, Ridwan Bae saat dihubungi, Minggu (30/11).Menurutnya, pembentukan Presidium Penyelamat Partai Golkar yang dipimpin Agung Laksono tidak diakui dalam organisasi partai. Oleh karena itu, tegas dia, tidak ada peluang bagi nama-nama yang berasal dari Presidium Penyelamat Partai Golkar untuk maju sebagai ketua umum."Soal calon ketua umum, Golkar membuka diri, yang akan ditolak itu kalau calon yang deklarasi yang bersumber dari orang presidium," jelas Ketua DPD I Sulawesi Tenggara ini.Untuk diketahui, gonjang ganjing memanasnya tubuh Partai Golkar terjadi jelang Munas pemilihan ketua umum. Puncaknya, Kubu Ical dan Kubu Agung Laksono saling pecat serta sama-sama akan menggelar Munas.Selanjutnya, Agung menunjuk Priyo Budi Santoso, Hajriyanto Y Thohari, Zainudin Amali, Agus Gumiwang, Yorrys Raweyai, Agun Gunandjar, Ibnu Munzir, Laurence Siburian, dan Zainal Bintang sebagai anggota presidium tersebut. Kemudian Agung juga menetapkan Muladi sebagai Ketua Penyelenggara Munas IX, dan Ibnu Munzir sebagai Steering Committee Munas IX, dan Djasri Marin sebagai panitia pelaksana Munas IX. Munas bakal digelar 15 Januari 2015."Karena dalam AD/ART pembentukan presidium itu menyalahi aturan, sekarang kan Golkar yang sah, riil, mereka mendaftarkan di sini. Bagaimana kita bisa menerima, mereka juga punya sikap sendiri kan," tegas Ridwan Bae.
Forum DPD I Golkar tolak Agung Laksono cs jadi calon ketum
Pembentukan Presidium Penyelamat Partai Golkar yang dipimpin Agung Laksono dinilai tidak diakui dalam organisasi partai.
Rekomendasi