Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga saat ini belum juga mengumumkan kabinetnya. Sudah 3 hari presiden bekerja tanpa ada menteri yang secara definitif diangkat oleh pemerintahan baru Jokowi. Apa yang sebenarnya terjadi?Direktur Eksekutif Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA dalam serial tweetnya pagi ini, seperti dikutip merdeka.com, Kamis (23/10) menduga ada beberapa kemungkinan yang melatari Jokowi menunda pengumuman nama-nama menteri itu.Apakah ini gambaran dari kebijakan ideal Jokowi yang sangat hati-hati: biar lambat asal berkualitas? Ataukah ini gambaran manajemen pemerintahan baru yang kurang terencana, lalu agak kaget dengan hal yang tak diantisipasi seperti rekomendasi KPK. Atau mungkin ini gambaran Jokowi yang belum menjelma menjadi komando tertinggi yang harus mengakomodasi banyak “intervensi”?Apapun alasan yang melatari penundaan itu, yang pasti, kata Denny, kondisi ini bukan hal yang Jokowi inginkan, “Yang janjinya di kampanye: kabinet sudah bisa bekerja di hari pertama setelah dilantik,” kata Denny menyitir ucapan yang pernah disampaikan Jokowi saat kampanye Pilpres beberapa waktu lalu.Denny berpendapat, ada kesalahan manajemen yang mungkin terjadi ketika era pemerintahan transisi di mana saat itu tim transisi Jokowi-JK terlalu sibuk mendiskusikan struktur kementerian. Padahal seharusnya saat itu Jokowi-JK juga sudah mulai mengeksplorasi nama dan menyodorkan aneka nama itu ke KPK untuk ditelusuri rekam jejaknya.Jika struktur kementerian dan calon mentri digodok secara paralel, kata Denny, di malam hari setelah dilantik sebagai presiden, Jokowi bisa mengumumkan nama-nama menteri yang mengisi kabinetnya. “Menteri barupun sudah bisa bekerja satu hari setelah presiden dilantik. Ini akan menjadi awal yang bagus dan meyakinkan,” ungkap Denny.Denny menambahkan, memang benar bahwa secara hukum tak ada aturan yang dilanggar jika kabinet tak kunjung diumumkan oleh presiden terpilih sampai H+14 pelantikan. Namun menurutnya tertundanya pengumuman kabinet akan menimbulkan kesan kurang bahwa pemerintahan baru ibarat mesin mobil yang "agak lambat" ON.Tentunya ini juga akan berimbas pada dunia usaha. Menyitir kegelisahan Sofjan Wanandi selaku pimpinan dunia usaha yang menyatakan dinamika bisnis terlihat agak gelisah karena lambatnya pengumuman kabinet.Denny berharap lambatnya pengumuman kabinet Jokowi akan terbayar dengan figur menteri yang berkualitas. Dan bukan sebaliknya menimbulkan kesan di publik bahwa pemerintahan Jokowi sulit bertindak cepat untuk memutuskan hal strategis. "Semoga lambatnya pengumuman kabinet tak menjadi gambaran pemerintahan Jokowi juga akan lambat dalam banyak hal strategis lainnya," tutupnya.
Denny JA:Pemerintahan Jokowi bak mesin mobil yang agak lambat ON
Memang benar bahwa secara hukum tak ada aturan yang dilanggar jika kabinet tak kunjung diumumkan presiden terpilih.
Rekomendasi