Putri Gus Dur tolak Pilkada via DPRD

"Pilkada langsung juga tak boleh boros anggaran. Strateginya gimana? Kita serahkan ke pak Jokowi-JK," kata Yenny Wahid.

Abd. Wahid Hasyim
Oleh Abd. Wahid Hasyim - Reporter
Putri Gus Dur tolak Pilkada via DPRD
Peringatan hari perdamaian internasional. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Putri mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid atau biasa disapa Yenny Wahid menolak tegas Pilkada via DPRD. Meski menolak Pilkada via DPRD, Yenny mengatakan, Pilkada langsung juga tak boleh boros anggaran."Menurut saya, Pilkada yang dilakukan oleh DPRD tidak tepat, saya menolak. Intinya harus penghematan anggaran, efisiensi anggaran dan anggaran tepat guna dan tidak ada pemborosan lagi. Strateginya gimana? Kita serahkan ke pak Jokowi-JK," kata Yenny di Bunderan HI, Jakarta Pusat, Minggu (21/9).Menurut Yenny, Jokowi harus memiliki strategi agar Pilkada langsung digelar secara efisien dan penggunaan anggaran yang tepat sasaran. Selain itu, Yenny menegaskan tak ada masalah dengan 34 kementerian yang bakal dibentuk Jokowi. Yang terpenting, tujuan untuk menyejahterakan bangsa Indonesia bisa tercapai."Untuk kabinet yang berjumlah 34, mau kurang mau apa terserah aja yang penting tujuan utamanya tercapai," katanya.Selain Yenny, turut hadir pula sejumlah tokoh nasional dalam aksi tersebut, seperti Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, dan Ketua MURI Jaya Suprana.

Rekomendasi