JK: Saya waktu jadi wapres 3 kali naikkan BBM tak ada gejolak

"Itu risiko terlalu besarnya subsidi, akibatnya orang boros BBM, akhirnya habis, sedangkan dana terbatas," kata JK.

Angga Yudha Pratomo
Oleh Angga Yudha Pratomo - Reporter
JK: Saya waktu jadi wapres 3 kali naikkan BBM tak ada gejolak
Jusuf Kalla berkunjung ke merdeka.com. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla ( JK ) menanggapi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi belakangan ini. Menurutnya, hal itu merupakan akibat subsidi berlebihan di pemerintahan saat ini."Itu suatu risiko terlalu besarnya subsidi, akibatnya orang boros BBM, akhirnya habis, sedangkan dana terbatas," kata JK di kediamannya, Jalan Brawijaya, Senin (25/8).JK menjelaskan, seharusnya dalam permasalahan BBM ini harus ada pemindahan secara drastis. Terutama kepada suatu hal produktif.Selain itu, dia menambahkan, pemerintah seharusnya jangan menjalankan kebijakan dan tugas yang dianggap populer saja. Dirinya bahkan optimis tidak ada gejolak masyarakat bila terjadi kenaikan."Pengguna BBM ini juga rata-rata orang mampu, berkendara di jalan. Kalau minyak tanah ini kan masyarakat kecil. Saya kemarin waktu jadi wapres 3 kali naikkan BBM tidak ada gejolak besar," terangnya.

Rekomendasi