Bursa bakal calon wali kota Depok periode 2015-2020 diramaikan dengan munculnya nama Menkominfo Tifatul Sembiring dan istri Wali Kota Nur Mahmudi Ismail, Nur Azizah Tahmid. Ketua DPD PKS Kota Depok M Supariyono menegaskan, keduanya merupakan kader PKS yang mempunyai hak untuk dipilih oleh internal PKS."Pak Tifatul kader PKS Depok, istri Pak Nur Mahmudi kader PKS Depok. Semua kader PKS berhak dipilih dan memilih," kata Supariyono ketika dihubungi merdeka.com, Senin (25/8).Dia menjelaskan, proses penjaringan nama bakal calon wali kota telah dilakukan DPD PKS Depok sejak beberapa waktu lalu dengan membentuk sebuah panitia. Dari penjaringan itu dihasilkan 30 nama yang kemudian diserahkan kepada DPP PKS."Oleh DPP PKS, 30 nama itu diseleksi menjadi 7 nama yang potensial dan kemudian diserahkan kepada kader PKS Depok untuk dipilih melalui mekanisme pemilihan umum internal pada 31 Agustus nanti," ujar Supariyono.7 Nama bakal calon yang akan dipilih oleh kader PKS Depok itu adalah: Tifatul Sembiring, Nur Azizah Tahmid, Mohamad Sohibul Iman (wakil ketua DPR), Ketua DPD PKS Depok sekaligus anggota DPRD Depok terpilih, Supariyono, mantan anggota DPRD Jawa Barat, Imam Budi Hartono; anggota DPR dapil Bengkulu, Sahfan Badri Sampurno, dan Wakil Wali Kota Depok, Idris Abdul Shomad."Sementara peluang semua calon kita anggap sama kuat," pungkas Supariyono.
Jadi calon walkot Depok, Tifatul & istri Nur Mahmudi dipilih DPP
7 Nama bakal calon wali kota Depok dari PKS yang ditetapkan DPP PKS merupakan hasil seleksi dari 30 nama.
Rekomendasi