Jokowi ngaku kenal Rini Soemarno gara-gara mobil Esemka

Rini kerap bertemu Jokowi di Solo dan membahas program mobil Esemka.

Fikri Faqih
Oleh Fikri Faqih - Reporter
Jokowi ngaku kenal Rini Soemarno gara-gara mobil Esemka
Peresmian kantor transisi Jokowi-JK. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) membuat Kantor Transisi sebagai persiapan pemerintahannya. Dia memilih Rini Mariani Soemarno sebagai pemimpin kantor tersebut dengan jabatan kepala staf. Jokowi mengaku memilih mantan menteri perindustrian di era Presiden Megawati karena rekam jejak selama mengenalnya.Dia mengungkapkan, awal pertemuan dengan Rini saat masih menjabat sebagai wali kota Solo. Ketika itu mereka bertemu saat Jokowi tengah mengembangkan mobil Esemka. "Saya kenal sudah lama dong. Kapan ya, waktu wali kota Solo. Dia sering ke Solo, pertemuan karena program mobil Esemka," jelasnya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (6/8).Sebelumnya, mengenai alasan pemilihan Rini, Jokowi mengatakan, karena dia adalah salah satu senior dan juga mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan era Megawati Soekarnoputri."Karena dia senior. Bekas menteri. Bu Rini punya pengalaman di Korporasi di swasta. Punya pengalaman di pemerintahan, ini penting. Karena kami mau menggabungkan semuanya," jelas Jokowi di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (4/8).Jokowi kembali menegaskan, dalam Rumah Transisi terdapat dua tim berbeda. Satu adalah Tim Transisi dan lainnya adalah head hunter. Mereka berdua satu kesatuan namun terpisah. Sebab kerja mereka berbeda.Dia menambahkan, dengan adanya Rumah Transisi ini harapannya mampu memberikan pandangan siapa yang akan dimasukan dalam kabinet menteri selanjutnya. Sebab tidak semua orang yang memiliki kemampuan dan kapasitas tertentu dapat menempati jabatan tertentu. Sehingga, Jokowi menilai, Rumah Transisi tetap perlu untuk pemerintahan selanjutnya."Kita tuh melihat seseorang gak karena kedekatan. Apakah yang menonjol lebih kelihatan itu juga belum tentukan. Tapi Rumah Transisi perlu," tutupnya.Sebelumnya, Jokowi meresmikan Rumah Transisi yang berada di Jalan Situbondo nomor 10, Menteng, Jakarta Pusat. Jokowi mengatakan, tujuan pembentukan rumah untuk mempersiapkan pemerintahan selanjutnya yang akan dipimpin olehnya."Kantor ini kita mulai sekarang karena kita harus mempersiapkan semua. Di depan kita sampaikan, tetap menghormati proses Mahkamah Konstitusi. Tugasnya mempersiapkan hal-hal strategis berkaitan dengan APBN 2015 dan juga berhubungan dengan pemerintah sekarang," jelasnya di Rumah Transisi.Dia mengungkapkan, salah satu tugas tim ini adalah memperinci visi misi yang disampaikan oleh Jokowi dan Jusuf Kalla selama kampanye dan debat presiden. Kemudian dari sana maka, mereka akan mempersiapkan arsitektur kabinet yang menjadi akan membantu kerja Jokowi selama lima tahun ke depan."Mempersiapkan hal-hal yang berkaitan dengan kelembagaan di bawah presiden nanti, bekaitan dengan arsitektur kabinet. Selain itu menjabarkan lebih rinci visi dan misi presiden dalam rangka kebijakan presiden nantinya," jelas Jokowi."Nantinya mempersiapkan agar program-program yang bisa dilaksanakan dipercepat. Misalnya Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar. Sehingga bisa segera diberikan kepada masyarakat," tambahnya.

Rekomendasi