Kubu Prabowo harus bersikap kesatria & legowo bila Jokowi menang

Orang-orang terdekat seperti Fadli Zon dkk diharapkan bisa legowo dan memberi masukan ke Prabowo-Hatta agar legowo.

Muhammad Sholeh
Oleh Muhammad Sholeh - Reporter
Kubu Prabowo harus bersikap kesatria & legowo bila Jokowi menang
Jokowi-Jk dan Prabowo-Hatta. ©2014 Merdeka.com

Data hasil perolehan suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014 hampir semuanya sudah masuk ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Diprediksi kuat, Pasangan Joko Widodo - Jusuf Kalla bakal menjadi pemenang dalam pilpres kali ini.Pengamat Komunikasi Politik Universitas Indonesia, Ari Junaidi menyatakan, sudah seharusnya pasangan Prabowo Subianto - Hatta Rajasa bersikap kesatria dan legowo bila nanti yang jadi pemenang adalah pasangan Jokowi - JK . Apapun keputusan KPU pada tanggal 22 Juli besok, mereka yang bersaing dalam pilpres kali ini adalah putra-putra terbaik bangsa."Sepertinya elite parpol pendukung tidak menerima kekalahan. Padahal saya yakin, jiwa sportifitas Prabowo pasti bisa menerima kekalahan. Tidak ada yang malu atau dipermalukan, kontestasi pilpres adalah memilih putra-putra terbaik bangsa. Prabowo, Jokowi , JK atau Hatta adalah putra terbaik bangsa," kata Ari Junaedi, Jakarta, Kamis (17/7).Ari menegaskan, seharusnya orang-orang seperti Fadli Zon, Mahfud MD, Amien Rais, Fahri Hamzah, atau Ahmad Dhani, bisa legowo dan memberi masukan ke Prabowo atau Hatta untuk bisa berjiwa besar menerima keunggulan Jokowi-JK."Jika masih memungkinkan, toh Pilpres 2019 masih ada kesempatan selama rakyat menghendaki," tegas Ari yang juga pengajar Universitas Diponegoro Semarang itu.Menurutnya, suara masuk pemilih dalam Pilpres 2014 ke KPU hampir mendekati 100 persen. Pihak independen yang juga melakukan real count berdasar scan formulir C1 di situs resmi KPU, www.kawalpemilu.org, sudah menunjukkan bahwa besar kemungkinan pasangan Joko Widodo - Jusuf Kalla dipastikan terpilih sebagai Presiden-Wakil Presiden baru.Hasil perhitungan tabulasi suara yang dilakukan situs www.kawalpemilu.org itu berdasar formulir C1, DA1, bahkan DB 1 yang ditayangkan resmi di website KPU. Hasilnya pun sama dengan hitung cepat sejumlah lembaga survei kredibel seperti Pol Tracking, SMRC, Litbang Kompas, RRI, Indikator Politik, serta Populi Center.Menurut Ari, kehadiran laman www.kawalpemilu.org merupakan partisipasi aktif dari masyarakat, yang merupakan fenomena baru kelas menengah mengawal jalannya demokrasi."Kita harus berterima kasih kepada penggerak kawalpemilu.org di tengah ketidakpercayaan masyarakat akan hasil quick count lembaga survei abal-abal," jelas Ari."Hasilnya sangat akurat karena sumber datanya juga resmi dari KPU. Mereka adalah aktivis simpatisan Prabowo dan Jokowi , jadi jangan apriori dengan kerja mereka yang tidak dibayar," tutupnya.Untuk diketahui, rekap data scan form C1 yang dipublikasikan website KPU per pukul 19.35 WIB tadi malam, pasangan nomor 1 Prabowo - Hatta memperoleh 58.498.365 atau 47,19 persen. Sementara Pasangan Jokowi - JK 65.464.676 atau 52,80 persen. Masih ada sekitar 0,09 persen data yang belum dihitung. Artinya, selisih suara yang diperoleh kedua pasangan adalah 6.966.311.Data itu mirip dengan real count C1 KPU yang diunggah di situs www.kawalpemilu.org. Pada pukul 18.00 WIB, hari ini, situs itu menempatkan Jokowi - JK unggul dengan 52,83 persen atau 66.968.113 suara, mengalahkan Prabowo - Hatta yang memperoleh 47,16 persen atau 59.786.128 suara. Data TPS yang sudah masuk adalah 460.466 dari total 476.717. Data TPS yang sudah diproses adalah 457.016.

Rekomendasi