Musisi legendaris, Virgiawan Listanto atau akrab disapa Iwan Fals tak luput dari hiruk pikuk kampanye Pilpres 2014. Bukannya kabar baik yang datang, nama besar Iwan justru dimanfaatkan oleh sejumlah pihak untuk kepentingan pribadi mereka sendiri.
Medio Mei kemarin, beredar foto Iwan Fals berlatar belakang hitam di dunia maya. Wajah Iwan berada di kanan, di samping foto tertulis beberapa kalimat yang intinya tidak mendukung capres Joko Widodo (Jokowi) alasannya karena Jakarta masih banyak PR.
Foto ini sempat membuat geger, hingga kubu Jokowi - JK tergugah untuk mengklarifikasi kebenarannya ke Iwan Fals. Konsultan politik pasangan nomor urut 2, Eep Saefulloh Fatah menegaskan Iwan tidak terlibat dalam kampanye hitam menjatuhkan para capres-cawapres.
"@iwanfals menegaskan bahwa tak benar #Iwan menyatakan tak mdukung @jokowi_do2 apalagi menyebutnya "sekalipun kurus tapi rakus," kata Eep beberapa waktu lalu.
Seiring berkembangnya waktu, kasus tersebut pun mereda. Namun sebulan kemudian, medio Juni 'Iwan Fals' kembali membuat geger panggung politik pilpres. Bukan karena deklarasi dukungan ke salah satu pasangan capres cawapres, namun lagi-lagi soal foto.
Beredar foto Iwan Fals sedang menggunakan kaos putih bergambar pasangan Prabowo - Hatta. Tak cukup di situ, dalam foto Iwan Fals juga berpose tangannya menunjuk ke atas, simbol nomor urut capres Prabowo.
Namun ternyata, setelah beberapa hari foto tersebut melenggang luas di internet, ada satu bukti bahwa foto tersebut adalah rekayasa atau sengaja diedit dengan menggunakan software edit foto atau gambar.
Dalam foto sebenarnya, Iwan Fals tidak mengenakan kaos bergambar dua pasangan capres dan cawapres tersebut, melainkan kaos bergambar karakter kartun.
Ketika dikonfirmasi hal itu, Iwan Fals mencak-mencak. Dia menegaskan tetap bersikap netral di pemilihan umum presiden. "Posisi saya saat ini netral. Saya enggak ikut-ikutan," kata Iwan Fals kepada wartawan di Jakarta, Jumat (27/6).
Meski begitu, Iwan tetap bersyukur jika ada pihak-pihak yang menganggap dirinya mempunyai pengaruh terhadap pemilih. Namun dia meminta agar para capres bertarung secara sportif.
"Alhamdulillah ada yang mau nyaplok saya. Hahahaha," kata pelantun tembang Di Ujung Abad ini.