Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono mengakui bahwa elektabilitas 11 Capres peserta konvensi Demokrat masih di bawah standar yang diharapkan. Oleh karena itu, partainya kini belum bisa menentukan arah koalisi jelang Pilpres nanti.Dia mengakui bahwa saat ini elektabilitas seluruh Capres peserta konvensi belum terlalu bagus. "Dan saya memang menyadari akan hal tersebut di mana sebenarnya mereka yang rata-rata punya standar kompetensi yang bagus justru yang terjadi sekarang elektabilitasnya masih di bawah standar," katanya, dalam Rapimnas, di Hotel Sultan, Senin (18/5).Tak hanya itu saja, hal yang sama ternyata juga terjadi terhadap elektabilitas mayoritas caleg-caleg yang bertarung dalam pemilihan legislatif (pileg) di setiap daerah. "Akibatnya, perolehan suara kita cenderung turun drastis. Dari semula pada pileg 2009 partai kita berjaya namun kini hanya dapat suara sekitar 10 persen saja. Itulah yang membuat opsi kita untuk menentukan arah koalisi menjadi terbatas," katanya.Meski Demokrat memiliki keterbatasan dalam menentukan pilihan koalisi, dia menegaskan, partainya harus bisa menentukan sikap dan pilihannya sendiri agar tidak terombang-ambing di saat parpol lainnya sudah bertekad bulat menentukan arah koalisinya.Sementara itu, Wasekjen Partai Demokrat, Andi Nurpati juga mengungkapkan hal serupa. "Memang elektabilitasnya tidak terlalu baik tapi kita tetap yakin bahwa nama-nama capres kita di konvensi kemarin cukup potensial untuk digandeng menjadi capres maupun cawapres," ujar dia.Dia mencontohkan, nama tokoh unggulan yang muncul di konvensi Demokrat kemarin ada tiga nama meliputi Pramono Edhie Wibowo, Dahlan Iskan dan Gita Wirjawan.
SBY akui elektabilitas peserta konvensi di bawah standar
SBY pun menuding elektabilitas caleg Demokrat Pemilu 2014 ini rendah. Akibatnya suara Demokrat jeblok.
Rekomendasi