Mega-Jokowi nyekar ke makam Bung Karno tak terkait pencapresan

"Itu murni sebagai rasa hormat dan penghormatan terhadap Bung Karno," ujar Hasto.

Mohamad Taufik
Oleh Mohamad Taufik - Reporter
Mega-Jokowi nyekar ke makam Bung Karno tak terkait pencapresan
Jokowi. ©2013 Merdeka.com

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP ) Megawati Soekarnoputri dijadwalkan nyekar ke makam Presiden Pertama RI Soekarno di Blitar, Jawa Timur. Mega, demikian sapaan gaulnya, nyekar ditemani para elite partai, termasuk Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo ( Jokowi ).Menurut Wasekjen PDIP Hasto Kristyanto, nyekar ke makam Bung Karno bagi PDIP penting dilakukan setiap momentum politik untuk mengenang perjalanan bangsa dan negara kedepan. Tradisi nyekar ke makam Soekarno ini rutin dilakukan PDIP .Oleh sebab itu, dia menegaskan, nyekar bersama antara Mega - Jokowi itu tidak ada kaitannya dengan pencapresan. "Kedatangan Ibu Megawati dan Pak Jokowi tidak ada kaitannya dengan pencapresan. Itu murni sebagai rasa hormat dan penghormatan terhadap Bung Karno," ujarnya dalam siaran pers, Rabu (12/3). Di Blitar, Jokowi bertemu dan berdialog dengan mantan Wali Kota Blitar Djarot Syaiful Hidayat. Saat menjabat sebagai wali kota, Djarot gigih membangun monumen dan perpustakaan Bung Karno. "Pada kesempatan itu Pak Jokowi juga bertemu dengan Wali Kota Blitar Samahudi Anwar dari PDI Perjuangan," ujarnya.

Hasto menegaskan, bagaimanapun juga pemilu merupakan momentum politik yang harus dijalankan dengan landasan pengabdian pada tanah air. Sebab pemilu adalah alat untuk mewujudkan suatu pemerintahan negara baru, agar nanti benar-benar kembali kepada seluruh cita-cita politik yang memerdekakan rakyat Indonesia dari seluruh jeratan penjajahan.

Rekomendasi