Ketua DPP PDIP Trimedya Panjaitan menilai, Grup D yang dibentuk Paspampres untuk pengamanan mantan presiden dan wakil presiden merupakan program lama. Trimedya menegaskan, pembentukan Grup D bukan lantaran PDIP bakal menguasai dan memenangkan pemilu 2014 mendatang."Enggak lah, pasti itu sudah lama disiapkan pemerintah. Kalau selama ini kan ada, tapi dari kepolisian," ujar Trimedya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/3).Anggota Komisi III DPR itu menganggap pembentukan Grup D Paspampres itu terlambat. Dia mempertanyakan mengapa pembentukan baru dilakukan jelang lengsernya Presiden SBY."Harusnya sejak dulu. Sehingga jadi kesan kenapa SBY lengser baru dibuat sekarang," jelas Trimedya.Diketahui sebelumnya, Paspampres membentuk Grup D yang gunanya untuk pengamanan jarak dekat mantan presiden dan wapres beserta keluarga. Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengaku bakal bertemu dengan mantan Presiden Megawati Soekarnoputri dan mantan presiden wakil presiden lainnya. Hal ini bertujuan untuk mensosialisasikan akan adanya Paspampres."Saya akan hadap ke beliau (Megawati). Mantan-mantan presiden untuk sosialisasikan, agar tidak kaget," ujar Moeldoko di Gedung DPR, Jakarta, Senin (3/3).Lebih lanjut, Moeldoko menjelaskan, tim itu akan melakukan pengawalan dan pengamanan terhadap mantan presiden dan wakil presiden beserta keluarganya."Tim itu akan melekat dan disiapkan dengan jumlahnya tertentu, akan ada anggaran dan seterusnya," tandasnya.
Trimedya: Mengapa Grup D Paspampres dibentuk jelang SBY lengser
Anggota Komisi III DPR itu menganggap pembentukan Grup D Paspampres itu terlambat.
Advertisement
Rekomendasi