Jelang debat kandidat capres Konvensi Partai Demokrat , Gita Wirjawan menyambangi kediaman sesepuh Jabar Solihin GP. Gita yang mengenakan batik biru coklat langsung diceramahi soal karut marut Partai Demokrat saat ini.Menteri Perdagangan yang sudah mundur itu saat ini tengah bertarung memperebutkan kursi capres dari partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) melalui konvensi partai."Gimana soal Demokrat ini?," tanya Gita kepada Solihin GP dalam pertemuan santai di kediamannya Jalan Cisitu Bandung, Rabu (5/2)."Saya sangat kecewa sama Demokrat ini sebenarnya," jawab pria yang akrab disapa Mang Ihin ini tegas."Kalau saya meneliti, situ harus benar-benar mengoreksi partai," tambah mantan Gubernur Jabar era 1970-an.Terlintas dibenak Mang Ihin, kemudian bertanya mengapa harus Demokrat sebagai kendaraan maju menjadi Capres?"Saya enggak bisa ikut partai Megawati dan Partai Aburizal Bakrie . Mereka semua mencalonkan. Sedangkan Demokrat membuka pintu. Kan perbaikan ini hanya bisa dilakukan proses politik," jawab Gita.Pertemuan itu tidak hanya membahas soal Partai Demokrat saja. Mang Ihin menyentil soal pemerintahan sekarang yang masih serba kurang. Gita pun menimpali sentilan itu."Itulah alasan saya keluar dari pemerintahan, saya akan fokus dan akan mereformasi," ujar Gita yang didampingi Ramadhan Pohan . Gita mengakui 4 tahun di Pemerintahan masih banyak kekurangan, tapi tak sedikit juga kemajuan.Gita menyebut, kesejahteraan bangsa, kebutuhan pangan, energi dan pembangunan infrastruktur harus diprioritaskan. "Makannya saya akan mereformasi UU Agraria. Saya ini mau lebih menggigit untuk kepastian kepada lebih dari 4 juta petani di tanah air," jelasnya.
Sowan ke sesepuh Jabar, Gita Wirjawan diceramahi soal Demokrat
Pilihan Gita maju menjadi capres melalui Partai Demokrat dipertanyakan Solihin GP.
Rekomendasi