Setelah Komite Konvensi Partai Demokrat menetapkan 11 nama yang lolos sebagai peserta konvensi capres, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bakal bertemu secara tertutup. Pertemuan akan dilakukan pada 11 September 2013 di Raffles Hills, Cibubur.Juru Bicara Komite Konvensi Partai Demokrat Rully Charis menyatakan, setelah bertemu dengan SBY, 11 nama itu akan dijadwalkan komite untuk memperkenalkan diri kepada publik. "15 September 2013 baru deklarasi di Hotel Sahid," ujar Rully Charis di Wisma Kodel, Jakarta, Jumat (30/8).Namun demikian, tempat tersebut masih bersifat tentatif dan sewaktu-waktu dapat berubah. "Di Hotel Sahid. Tapi ini masih tentatif tempatnya," katanya.Sedangkan Ketua Komite Konvensi Partai Demokrat Maftuh Basyuni menambahkan, masing-masing peserta konvensi akan memperkenalkan dirinya ke publik. Mereka akan diberikan waktu secukupnya untuk perkenalan tersebut dan boleh membawa alat peraga."Sosialisasi peserta konvensi ke khalayak ramai pada 15 September pukul 19.00 WIB. Tempatnya tentative, di Hotel Sahid Jaya. Setiap peserta diberi kesempatan memperkenalkan diri baik verbal atau audio," terangnya.Dia melanjutkan, "waktunya masing-masing selama 5 hingga 10 menit. Tiap kandidat diperkenankan membawa tim 10 orang," tandasnya.Beberapa waktu lalu, Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai konvensi capres hanya untuk menaikkan elektabilitas Partai Demokrat. "Konvensi hanya untuk meningkatkan citra atau perhatian orang kepada Partai Demokrat. Itu terjadi dulu di Golkar juga. Bagaimana meningkatkan perhatian orang," ujar JK.Oleh karena itu, JK menilai konvensi tersebut ibarat seperti seseorang yang sedang mengikuti ajang pencarian bakat Indonesian Idol."Kalau saya sendiri masak ikut Indonesian Idol. Saya sudah senior begini masa ikut penyisihan lagi. Masa saya yang sudah pernah duduk di pemerintahan masih ikut penyisihan," ujarnya.
Capres Idol' Demokrat dipamerkan ke publik 15 September nanti
"Setiap peserta diberi kesempatan memperkenalkan diri baik verbal atau audio," kata Maftuh Basuni.
Rekomendasi