Banyak pihak menduga konvensi Capres Partai Demokrat nantinya hanya akan melahirkan capres alternatif yang didukung oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai tokoh sentral Demokrat. Apalagi, dalam prosesnya, komite konvensi sebagai penjaring capres harus berkonsultasi dan bertanggungjawab penuh kepada Majelis Tinggi partai yang diketuai oleh SBY.Dugaan itu semakin menguatkan ketika adik ipar SBY, Pramono Edhie Wibowo dikabarkan juga akan ikut menjadi peserta konvensi. Namun, komite konvensi yang bertugas menjaring dan menyeleksi peserta membantah jika ada instruksi khusus yang diberikan oleh SBY.Ketua Komite Konvensi Capres Demokrat Maftuh Basyuni menegaskan bahwa tak ada arahan atau instruksi yang diberikan oleh SBY kepada komite. Menurut dia, SBY hanya berharap agar konvensi berjalan dengan lancar."Tidak ada hanya harapan supaya kita bisa bekerja dengan baik tanpa gangguan apapun," jelas Maftuh usai menghadiri rapat bersama SBY dan komite konvensi di Puri Cikeas, Bogor, Senin (12/8).Dia juga membantah jika pertemuan itu dilakukan untuk membahas sejumlah nama peserta konvensi. Dia menambahkan, pertemuan malam ini dilakukan dalam rangkap penyerahan etape dari Demokrat ke anggota komite konvensi."Belum ada, hanya secara resmi pak SBY menyerahkan etape itu kepada kami sebagai komite," tegas dia.Mantan Menteri Agama ini menuturkan, jika mulai malam ini, komite konvensi resmi mulai bekerja. Langkah awal, pihaknya akan mengadakan rapat persiapan penjaringan capres besok."Besok kita akan mengadakan rapat, kita masih banyak, kita masih banyak persiapan-persiapan untuk itu (penjaringan capres)," pungkasnya.
Komite Konvensi: SBY hanya berharap konvensi berjalan lancar
Pertemuan malam ini dilakukan dalam rangkap penyerahan etape dari Demokrat ke anggota komite konvensi.
Rekomendasi