Rieke terpukul guru terlibat politik uang di Pilgub Jabar

"Kita sedang melawan korupsi, tapi politik uang itu masuk ke dalam organisasi guru," kata Rieke.

Ahmad Baiquni
Oleh Ahmad Baiquni - Reporter
Rieke terpukul guru terlibat politik uang di Pilgub Jabar
Rieke Diah Pitaloka. ©2012 Merdeka.com

Calon Gubernur Jawa Barat (Jabar) Rieke Diah Pitaloka merasa terpukul dengan praktik politik uang dalam Pilgub. Sebab, menurut dia, praktik tersebut terjadi pada organisasi guru yang notabene merupakan profesi luhur."Kita sedang melawan korupsi, tapi politik uang itu masuk ke dalam organisasi guru. Kalau guru sudah terlibat dalam politik uang seperti ini saya betul-betul terpukul," ujar Rieke di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (19/3).Rieke menyayangkan adanya guru di Jabar yang mau memilih lantaran mendapat imbalan sebesar Rp 150 ribu. Menurut dia, para guru ini tidak menyadari jika politik uang dapat menjerat mereka dengan dakwaan korupsi."Kalau mereka menjadi bagian dari politik uang dan memilih karena dibayar, mereka sudah terlibat dalam proses korupsi," kata Rieke.Lebih lanjut, Rieke menambahkan, hal itu berdampak pada kualitas para guru dan semakin menyuburkan praktik korupsi di lingkungan PNS.

"Makanya guru honorer tidak diangkat, menjadi PNS harus nyogok," pungkas dia.

Rekomendasi