Calon Wakil Gubernur Jawa Barat, Teten Masduki menyatakan menerima kekalahannya dalam pemilihan gubernur Jabar (Jabar) 2013. Tidak demikian dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri ini tetap melayangkan protes ke Mahkamah Konstitusi (MK).Teten mengaku, tetap memberikan dukungan terhadap partai yang mengusungnya itu. Sebab, PDIP mensinyalir banyak kejanggalan yang terjadi selama pelaksanaan Pilgub Jabar."Ada menang dan kalah. Secara demokrasi oke, tapi teman-teman (PDIP) ada inisiatif untuk membawanya ke MK," kata Teten di Bandung, Selasa (5/3).Tidak hanya itu, pria yang ikut mendirikan Indonesia Corruption Watch (ICW) ini berterima kasih kepada PDIP yang sudah berjuang bersama dia. Ia juga pasrah atas hasil yang sudah dicapai dan menantikan putusan MK terkait dugaan kecurangan di Pilgub Jabar."Hasilnya serahkan kepada putusan MK," ucapnya singkat.Terkait kemenangan yang diraih pasangan Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar, Teten mengaku telah memberikan ucapan selamat pada mereka. Dia pun berharap, pemerintahan di Jawa Barat akan lebih baik selama lima tahun ke depan.Selama mengikuti kampanye, Teten mengaku mendapat banyak pelajaran berharga selama terjun bersama rakyat Jawa Barat. Lelaki yang berpasangan dengan Rieke Diah Pitaloka di Pilgub Jabar ini menemukan pemerintah belum berpihak kepada rakyat miskin.Selama keikutsertaannya, Teten ikut menyoroti pelaksanaan pendidikan dan kesehatan. Dia juga menemukan masih banyak warga miskin yang ditolak oleh rumah sakit. Terkait pendidikan, ia menilai bukan hanya SPP gratis, tapi siswa masih sulit mendapatkan buku pelajaran, seragam dan sebagainya."Kematian bayi dan ibu masih besar karena akses ke Rumah Sakit masih lemah. 64 RSUD yang ada harus bisa melayani 49 juta warga Jabar. Ini harus mendapat perhatian, Jabar masih terbelakang soal ini. Saya kira harus menjadi catatan bagi pemerintahan sekarang," ujarnya.
Teten menerima kekalahan, PDIP tetap gugat hasil Pilgub ke MK
"Secara demokrasi oke, tapi teman-teman (PDIP) ada inisiatif untuk membawanya ke MK," kata Teten.
Advertisement
Rekomendasi