Ketua Komisi III DPR Gede Pasek Suardika mengatakan, sejumlah koleganya yang tertawa saat uji kepatutan dan kelayakan calon hakim agung Daming Sunusi, merupakan bentuk spontanitas.Sehingga, Komisi III tidak keberatan bila Badan Kehormatan (BK) DPR bereaksi dengan hal itu, dan berencana memanggil anggota Dewan yang ikut tertawa."Itu tidak masalah, itu (tertawa) bagian dari menguji mental mereka, bagaimana memancing orang berbicara," kata Pasek di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/1).Pasek membantah, tertawanya anggota Dewan sesaat setelah Daming melontarkan pernyataan pelaku dan korban pemerkosaan sama-sama menikmati, sengaja menghina ketua Pengadilan Tinggi Palembang tersebut."Kalau tidak ada yang tanya, tidak ada kasus Daming," terangnya.Hari ini, Komisi III telah menyelesaikan uji kepatutan dan kelayakan tahap pertama, yang diikuti 12 calon hakim agung. Esok hari (17/1), Komisi III akan melanjutkan ke tahap kedua yang diikuti 12 calon juga.Sedangkan, pleno penetapan bakal dilakukan 23 Januari nanti. Mengenai metode pemilihannya, apakah dipilih delapan dari 24 atau empat dari tiap tahapan, Komisi III belum memutuskan mekanismenya."Itu diputuskan ketika selesai semua. Kita tidak mau terjebak teknis," kata Pasek.
Pasek: Anggota Komisi III tertawa untuk uji mental Daming
Komisi III tidak keberatan bila Badan Kehormatan (BK) DPR bereaksi dengan memanggil anggota Dewan yang ikut tertawa.
Rekomendasi