Teka-teki calon Menteri Pemuda dan Olahraga belum terjawab hingga kini. Sudah dua pekan terakhir ini, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono ditunjuk untuk menjalankan tugas Menpora.
Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengaku tidak mengetahui calon terkuat yang akan duduk di kursi yang sebelumnya diduduki oleh Andi Mallarangeng. Tapi, menurut Hatta, jika ada figur dari luar kabinet yang ditunjuk oleh presiden, idealnya dari Partai Demokrat.
"Kalau bersumber dari luar (kabinet), yang paling mungkin dan wajar itu dari Demokrat karena itu memang jatahnya Demokrat," ungkap Hatta di Jakarta, Kamis (20/12) malam.
Namun, Hatta meminta tidak berspekulasi mengenai calon pengganti Andi Mallarangeng. Masih ada kemungkinan yang ditunjuk sebagai menpora adalah figur yang saat ini ada dalam kabinet.
"Kalaupun ada dari dalam (reshuffle) itu pergeserannya sangat terbatas. Itu pandangan saya yang juga masih penuh dengan spekulasi," jelasnya.
Meski sebagai koalisi pemerintahan SBY-Boediono, Hatta tidak bisa memastikan pengganti Andi. "Namanya pandangan juga belum tentu benar. Tapi rasanya, prediksi saya seperti itu sebagai politisi yang bisa mencium situasi," tutupnya.
Sebelumnya, setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus Hambalang, Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng resmi mengajukan surat pengunduran diri kepada Presiden SBY. Permintaan itu dapat diterima SBY.
"Sehubungan dengan pengumuman penetapan yang diumumkan KPK tentang pencekalan saya kemarin, tadi pagi saya telah menghadap presiden mengajukan surat penguduran diri sebagai menpora, beliau menerima penjelasan saya, dan menerima pengunduran diri saya," kata Andi dalam jumpa pers di kantor Kemenpora, Jakarta, Jumat (7/12).
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menunjuk Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono untuk menjalankan tugas Menpora.
"Sebelum saya mengangkat Menpora yang definitif untuk sementara saya tugasi Menko Kesra untuk menjalankan tugas sebagai Menpora," kata Presiden SBY di Istana Negara, Jakarta, Jumat (7/12).