Mantan calon wakil gubernur DKI, Nono Sampono mendaftar sebagai bakal calon Gubernur Maluku periode 2013-2018 di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar. Nono seolah tak rela tak mendapatkan jabatan. Begitu yakin Kursi DKI II lepas dari genggaman, Nono langsung nyalon di Maluku."Saya memang tidak berhasil dengan Alex Noerdin di Pilkada DKI Jakarta pada 11 Juli 2012, namun motivasi untuk membangun Maluku mendorong mencalonkan diri di Partai Golkar," ujar Nono kemarin, Senin (23/7).Fenomena mencari kursi kepala daerah memang sering terjadi. Sebut saja, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, dan Wali Kota Solo Joko Widodo yang ikut perburuan tersebut.Alex Noerdin sebelumnya adalah Bupati Musi Banyuasin. Sukses membawa Musi Banyuasin dalam memberikan pelayanan kesehatan, Alex lantas melamar menjadi Sumatera Selatan I. Politisi Golkar ini pun sukses menjadi gubernur di Sumsel.Tiga tahun memimpin Sumsel, Alex lalu mencoba peruntungan dengan melamar jadi calon gubernur DKI. Namun usahanya kali ini kandas di tengah jalan. Perolehan suaranya masih jauh dari harapan untuk menjadi orang nomor satu di Ibu Kota.Megahnya kursi DKI I juga membuat Wali Kota Solo Joko Widodo silau. Kader PDIP ini pun lalu melamar maju di Pilgub DKI. Namun pria yang dikenal dekat dengan rakyat Solo ini memiliki nasib yang lebih baik dari Alex Noerdin. Perolehan suaranya mengantarkan Jokowi maju di putaran kedua Pilgub DKI duel dengan calon incumbent, Fauzi Bowo.Lalu sukseskah Jokowi berburu kursi DKI I?
Berburu kursi gubernur, lintas daerah-lintas pulau
"Motivasi untuk membangun Maluku mendorong mencalonkan diri di Partai Golkar," ujar Nono Sampono.
Rekomendasi