Kritisi menteri, SBY dinilai buka dapur kabinet sendiri

Pernyataan Presiden SBY yang mengkritisi menterinya dinilai tidak tepat.

Nurul Julaikah
Oleh Nurul Julaikah - Reporter
Kritisi menteri, SBY dinilai buka dapur kabinet sendiri
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. ©2012 Merdeka.com

Direktur Komunikasi Lembaga Survei Indonesia (LSI) Burhanuddin Muhtadi menilai, pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang mengkritisi menterinya tidak tepat disampaikan ke publik. Apalagi yang disampaikan SBY adalah soal kinerja menteri."Harusnya SBY bisa mengontrol wilayah mana yang harus dibagi ke publik, dan mana yang bisa diselesaikan masalah dapur rumah tangganya sendiri," kata Burhanuddin di Gedung DPD Jakarta, Jumat (20/7).Apa yang disampaikan SBY kemarin bukan kali pertama. Presiden sering mengkritisi kabinetnya di hadapan publik. "Kenapa harus disampaikan ke publik," ujar Burhanuddin.Jika memang dianggap ada menterinya bermasalah dan terlibat korupsi, sebaiknya ada jalur hukum. Burhan mencontohkan, presiden bisa melaporkannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).Tetapi bila presiden melakukan reshuffle dalam waktu dekat, Burhan menilai tidak akan efektif mendongkrak kinerja. Sebab, masa pemerintah SBY tinggal tiga tahun."Sebenarnya dengan adanya wakil menteri dan reshuffle beberapa waktu yang lalu harusnya bisa menjaga ritme kerja terutama menteri yang ada Wamennya. Kalau ada reshuffle sekarang, tidak akan menjamin menteri baru akan mempunyai performa bagus," ujar Burhan.

Rekomendasi