Nama putra bungsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangarep bakal meramaikan bursa Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada Kongres I di Solo.
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep mengungkapkan rencana penyelenggaraan Kongres I PSI di Kota Solo, Jawa Tengah pada Juli mendatang. Putra bungsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) itu juga akan ikut mencalonkan diri sebagai ketua umum PSI berikutnya Juni 2025.
Ditemui di rumah dinas Wali Kota Solo Loji Gandrung, Jumat (11/4) malam, Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep membenarkan jika Kota Solo akan menjadi tuan rumah Kongres I PSI Juni mendatang.
Menurutnya, persiapan telah dilakukan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Solo. Ia menyebut pelaksanaan kongres disesuaikan dengan kesiapan tuan rumah.
"Insya Allah, nanti kan kami tinggal ngikut teman-teman dari teman-teman Solo. Kemarin rencana mungkin Mei tapi kayaknya akan mundurkan ke bulan Juli," katanya.
Advertisement
Lanjut Kaesang, kongres pertama akan mengusung konsep ‘Partai Super Terbuka’. Konsep tersebut menerapkan sistem baru dalam pemilihan ketua umum, yakni dengan sistem 'one man one vote’.
"Dengan sistem ini, seluruh kader PSI akan mendapatkan hak suara secara langsung untuk memilih pemimpin tertinggi partai," ungkapnya.
"Lancar semua, semuanya sehat. Semua boleh (mencalonkan diri), boleh. Nanti ada syaratnya, akan dikeluarkan oleh tim SC," terangnya.
Disinggung keikutsertaannya dalam pemilihan Ketua Umum PSI, Kaesang mengiyakan. Kaesang menyebut jika semua kader boleh mencalonkan diri.
"Ya (maju sebagai calon ketua umum PSI). Boleh semua," ucapnya.
Advertisement
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Jawa Tengah, Antonius Yogo Prabowo menambahkan, ada sekitar 2.000 kader yang akan hadir meramaikan kongres. Jumlah tersebut disesuaikan dengan kapasitas gedung yang digunakan.
Lanjut Yogo, pemilihan Ketua Umum akan melalui sejumlah tahapan internal. Setelahnya akan dilakukan pemungutan suara secara langsung oleh anggota.
"Jadi nanti ada mekanisme di internal kami. Mendaftar kemudian juga didukung dari beberapa DPD. Jadi calon-calon ini juga akan komunikasi dengan DPD dan DPD. Kemudian nanti ketika pemilihannya langsung masing-masing anggota," pungkas Yogo.