Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat sore. Sidang ini dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming, seluruh menteri Kabinet Merah Putih, Utusan Khusus Presiden, hingga Kepala Lembaga Tinggi Negara. Pertemuan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan masyarakat selama periode mudik Lebaran 2026.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan beberapa hal krusial terkait dengan mudik Lebaran 2026 yang tidak lama lagi akan berlangsung. Ia menekankan pentingnya koordinasi dan persiapan matang dari berbagai kementerian dan lembaga terkait.
Prabowo menginstruksikan jajarannya untuk menjamin berbagai aspek, mulai dari transportasi, bantuan sosial, hingga ketersediaan pangan. Semua harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya demi kelancaran dan kegembiraan perayaan Idulfitri.
Advertisement
Advertisement
Prabowo secara khusus menginstruksikan Menteri Perhubungan untuk memastikan bahwa kebijakan diskon harga bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Diskon ini mencakup tiket pesawat, kereta api, kapal laut, dan tarif jalan tol. Selain itu, pelayanan yang baik di setiap tempat juga menjadi prioritas utama.
Ia juga meminta kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk mengerahkan sarana yang dimiliki oleh TNI dan Polri. Tujuannya adalah membantu kelancaran mudik Lebaran. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan dan meningkatkan keamanan perjalanan bagi para pemudik.
Fokus utama pemerintah adalah menjamin keselamatan dan kenyamanan pemudik. Koordinasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan persiapan ini, memastikan setiap aspek perjalanan terencana dengan baik.
Advertisement
Advertisement
Dalam aspek sosial, Presiden menginstruksikan Menteri Sosial Saifullah Yusuf untuk memberikan tambahan bantuan pangan. Bantuan ini ditujukan kepada 36 juta keluarga penerima manfaat dari desil 1, 2, 3, dan 4, agar dapat berjalan dengan baik.
Selain itu, Prabowo meminta bantuan sosial reguler dapat disalurkan dengan tepat waktu. Ini untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan dapat merayakan Lebaran dengan layak dan tanpa kendala.
Dari sisi ketenagakerjaan, Prabowo menekankan bahwa pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) untuk ASN pusat dan daerah dapat dilaksanakan tepat waktu. Hal ini penting untuk menjaga daya beli dan semangat kerja para abdi negara.
Advertisement
Pemberian bonus hari raya kepada pekerja sektor transportasi daring juga mendapat perhatian khusus dari Prabowo. Ia meminta agar bonus hari raya antara Rp400 ribu sampai dengan Rp1,6 juta per orang dipastikan sampai ke mereka. Presiden Prabowo juga menyatakan rasa syukur bahwa bonus ini baru terealisasi di pemerintahannya.
Advertisement
Menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan menjadi fokus lain yang disampaikan Presiden. Prabowo meminta kepada Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Perdagangan Budi Santoso, dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman agar pasokan pangan stabil dan aman sehingga harga dapat terjaga.
Prabowo mengingatkan bahwa saat ini dunia penuh dengan ketidakpastian. Namun demikian, ia menyebut bahwa roda ekonomi nasional harus tetap berjalan.
Kepala Negara berharap mudik tahun ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan dapat menghidupkan seluruh sektor perekonomian. Untuk semua kementerian dan badan, Presiden berharap persiapan menghadapi Lebaran dilaksanakan dengan matang, mengutamakan keselamatan di jalan, serta menciptakan mudik yang baik, aman, nyaman, dan penuh kegembiraan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews