Prabowo Bertemu Sultan HB X, Golkar Tetap Solid Dukung Jokowi

Selasa, 9 April 2019 20:15 Reporter : Nur Habibie
Prabowo Bertemu Sultan HB X, Golkar Tetap Solid Dukung Jokowi prabowo kampanye di yogyakarta. ©2019 Merdeka.com/purnomo edi

Merdeka.com - Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Sultan HB X di Kantor Gubernur Kepatihan DIY, Senin (8/4) kemarin. Pertemuan dilakukan usai Prabowo bersama dengan pendampingnya Sandiaga Salahuddin Uno menggelar kampanye akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (7/4) lalu.

Menanggapi hal itu, Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono mengaku, hal yang wajar jika Prabowo bertemu dengan Sultan HB X yang merupakan Gubernur di Yogyakarta.

"Kalau soal ketemukan kalau dia gubernur, boleh-boleh saja. Tapi saya yakin beliau pandangannya sama dengan kami dan misinya sama membawa untuk kemenangan 01," kata Agung usai menghadiri kampanye Partai Golkar di Istora, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (9/4).

Sementara itu, hal senada juga demikian disampaikan oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto usai melakukan kampanye di depan ribuan kader dan simpatisan Partai Golkar.

"Kalau pak Hamengkubuwono, siapa juga bisa ketemu. Jadi itu enggak ada masalah, tidak khawatir. Kan kita Partai Golkar punya hubungan dekat dengan Pak Sri Sultan, saya sendiri juga punya hubungan dekat dengan Pak Sri Sultan Hamengkubuwono," ungkap Airlangga.

Ia pun yakin, jika Partai berlambang pohon beringin ini sangat solid untuk memenangkan Partai Golkar dan Capres-Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada Pemilu 2019.

"Partai Golkar sangat solid, karena hari ini kita lihat Pak Jusuf Kalla ada, Pak Agung ada, Pak Akbar ada, kemudian Pak Ical kebetulan sedang ada acara keluarga. Tetapi Partai Golkar itu semuanya solid," jelasnya.

Selain itu, Agung Laksono menegaskan, pihaknya langsung menindak tegas kadernya jika terbukti berkhianat dalam kata lain mendukung Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

"Kami sudah tegaskan, jikalau ada kader-kader apalagi pimpinan partai apa itu di pusat maupun daerah, maka sangsinya adalah diberhentikan atau dinonaktifkan sebagai pengurus. Seperti di DPP sudah ada, tapi tidak saya sebut namanya," tegasnya.

"Sudah dilakukan dan mereka dengan ikhlas menerima, ini adalah sangsi, ini adalah bagian proses pendidikan internal juga. Sudah diberikan dan sudah langsung diganti," tutup Agung.

Sebelumnya, Seusai pertemuan tertutup dengan Sultan HB X di Kantor Gubernur Kepatihan DIY, Prabowo menemui wartawan, Senin (8/4). Ia menceritakan maksud kunjungannya.

"Kami mendapat kehormatan diterima oleh Sri Sultan HB X, beliau memberi saya waktu untuk kunjungan kehormatan," ujar Prabowo.

Ia mengungkapkan sebagai orang yang datang ke daerah Sultan HB X sudah sepantasnya sowan (menyambangi) pemimpin daerah.

Menurut Prabowo, pertemuan yang berlangsung selama 45 menit itu banyak membicarakan hal mendasar, sesuai dengan peran masing-masing. Sultan HB X berbicara soal kapasitasnya sebagai kepala daerah dan Prabowo sebagai calon presiden.

"Pembicaraan bagus, beliau sangat fokus di NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, dan kemandirian bangsa," tutur Prabowo. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini