Poltracking: Pendukung Prabowo Pilih Erick Thohir jadi Cawapres, Ganjar ke Mahfud atau Khofifah

Poltracking Indonesia menggelar survei elektabilitas calon presiden dan calon wakil presiden di Jawa Timur.

Ahda Bayhaqi
Oleh Ahda Bayhaqi - Reporter
Poltracking: Pendukung Prabowo Pilih Erick Thohir jadi Cawapres, Ganjar ke Mahfud atau Khofifah
Poltracking: Pendukung Prabowo Pilih Erick Thohir jadi Cawapres, Ganjar ke Mahfud atau Khofifah (Merdeka.com)

Pemilih Ganjar yang memilih Mahfud mencapai 25,3 persen, sedangkan yang memilih Khofifah 20,8 persen.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Poltracking Indonesia menggelar survei elektabilitas calon presiden dan calon wakil presiden di Jawa Timur. Terlihat juga pilihan masyarakat Jawa Timur soal cawapres kepada calon presiden yang dipilihnya.

Pemilih Prabowo Subianto dengan angka 40,6 persen cenderung memilih Menteri BUMN Erick Thohir sebagai cawapres dengan angka 36,7 persen.<br>
Dok. Istimewa

"Sebaran pemilih calon presiden ke calon wakil presiden, pemilih Prabowo Subianto cenderung memilih Erick Thohir 36,7 persen,"

ujar Direktur Riset Poltracking Indonesia Arya Budi saat pemaparan survei secara daring, Rabu (11/10).

merdeka.com

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pemilih Prabowo juga cenderung memilih Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (14,1 persen) dan Menko Polhukam Mahfud MD (16,3 persen) sebagai cawapres pilihan.

Sementara, pemilih Ganjar Pranowo dengan basis 38,2 persen, cenderung memilih dua nama sebagai cawapres. Yaitu Khofifah dan Mahfud.<br>
Dok. Istimewa

Pemilih Ganjar yang memilih Mahfud mencapai 25,3 persen, sedangkan yang memilih Khofifah 20,8 persen.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Terakhir, pemilih Anies Baswedan sudah bulat mendukung Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menjadi cawapresnya. Dari basis pemilih Anies 13,6 persen, sebesar 74,4 persen memilih Cak Imin menjadi pendamping mantan gubernur DKI Jakarta itu.

Poltracking Indonesia menggelar survei pada 25 September-1 Oktober 2023 di Jawa Timur. Provinsi Jawa Timur dipilih sebagai provinsi penentu dan terpadat kedua secara jumlah pemilih nasional, yaitu mencapai 15,5 persen.

Survei menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan jumlah sampel 1000 responden. Survei memiliki margin of error kurang lebih 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Rekomendasi