Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Politisi PKS ke PSI: Poligami Bagian Syariat Islam yang Jelas Aturannya

Politisi PKS ke PSI: Poligami Bagian Syariat Islam yang Jelas Aturannya Demo anti-poligami. ©2012 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menilai masalah poligami tidak perlu diperdebatkan lagi. Maka itu, Ketum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie dinilai cuma bikin haduh karena menginginkan pelarangan poligami di kalangan pejabat publik.

"Poligami itu permasalahan yang sudah selesai dan tak perlu ada perdebatan. Kajiannya sudah banyak. Jadi kalau mereka angkat soal itu sebagai bahan kampanye mereka, artinya mereka setback. Yang ada hanya kegaduhan yang tidak produktif," ujar politisi PKS Suhud Alynudin kepada wartawan, Jumat (14/12).

Suhud menilai PSI telah menolak syariat Islam karena mempertentangkan poligami. Meski bukan kewajiban, kata dia, poligami tidak bisa dipisahkan dengan syariat Islam.

"Poligami merupakan bagian dari syariat Islam yang jelas aturannya. Walaupun bukan merupakan kewajiban bagi semua orang Islam, namun hukum poligami tidak bisa dihilangkan," jelasnya.

Dia memperingatkan PSI supaya hati-hati mengangkat isi berkaitan dengan syariat Islam. Hal itu berpotensi memicu kemarahan.

"Jika mereka menjadikan permasalahan agama, khususnya syariat Islam sebagai isu politik mereka, tentu berpotensi mendapat reaksi keras dari umat Islam," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketum PSI Grace Natalie menyatakan sikap menolak pejabat publik dan PNS untuk berpoligami. Dia menilai poligami merugikan kaum perempuan. Maka itu dia ingin berjuang sampai mengubah undang-undang.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP