Pilgub Sumut 2018 tanpa calon independen

Senin, 27 November 2017 11:30 Reporter : Yan Muhardiansyah
baliho pilgub sumut. ©2017 Merdeka.com/yan muhardiansyah

Merdeka.com - Pilgub Sumut 2018 dipastikan tidak diikuti pasangan calon dari jalur independen atau perseorangan. Hingga batas akhir pendaftaran, Minggu (26/11) pukul 24.00 Wib, tak satu pun yang melakukan pendaftaran dan menyerahkan dokumen syarat dukungan ke KPU Sumut.

Ketua KPU Sumut Mulia Banurea mengatakan, pihaknya bersama tim verifikasi dan Bawaslu Sumut telah menunggu pendaftar di Kantor KPU Sumut, Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan.

"Sampai tenggat waktu pendaftaran berakhir pada pukul 24.00 WIB, tidak ada satu pun calon perseorangan yang mendaftar ke KPU Sumut," kata Mulia, Senin (27/11).

Sebelumnya, dua bakal calon perseorangan memang telah mengambil username dan password Aplikasi Pencalonan (SILON) ke KPU Sumut. Keduanya yakni Abdon Nababan dan Rahmat Ilham Manurung berpasangan dengan Parlin. Namun, kedua bakal calon itu tidak menyerahkan berkas syarat dukungan. baliho pilgub sumut 2017 Merdeka.com/yan muhardiansyah KPU Sumut sebelumnya menetapkan calon perseorangan pada Pilgub Sumut harus memiliki minimal 765.048 dukungan yang tersebar setidaknya di 17 kabupaten/kota di provinsi ini. Dukungan disertai fotokopi KTP elektronik atau surat keterangan yang diterbitkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Dengan tidak adanya calon perseorangan, Pilgub Sumut hanya akan diikuti calon dari partai politik dan gabungan partai politik. Dari jalur ini baru dua nama yang menonjol dan mengklaim sudah mendapat dukungan, yaitu gubernur incumbent T Erry Nuradi dan Pangkostrad Letjen Edy Rahmay [rnd]

Topik berita Terkait:
  1. Pilgub Sumut
  2. Medan
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini