Pesan SBY ke pendekar pencaksilat soal filsafat pedang
Merdeka.com - Di sela roadshow-nya di Jawa Timur, Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melakukan pertemuan dengan ketua dari 12 perguruan silat di Madiun. Dalam perjalanan kali ini, dia ditemani istrinya Ani Yudhoyono, Cawagub urut satu Emil Elestianto Dardak serta jajaran Demokrat Jawa Timur.
Sementara 12 perguruan pencak silat yang hadir di antaranya; PSH Terate, PSH Tunas Muda Winongo, PS Kera Sakti, Pagar Nusa, Pro Patria, Merpati Putih, Tapak Suci, Persinas Asad, Cempaka Putih, Setia Hati Tuhu Tekad, Pandan Alas dan Persati.
Dalam pidatonya, SBY menyampaikan tentang falsafah pedang yang harus dipahami para pendekar. Menurutnya, pedang bukan untuk menindas, menusuk dan membunuh yang lemah. Tapi untuk menjaga, melindungi, dan membentengi yang lemah.
"Saya kira para pendekar mencintai kedamaian, persaudaraan, persahabatan dan kebenaran," kata SBY.
Kalau Indonesia tercinta diganggu oleh siapapun, musuh negara, lanjutnya, maka, bukan hanya TNI-Polri yang mempertahankan setiap jengkal wilayah Indonesia. "Para pendekar dan pesilat saya kira akan turun gunung sebagai patriot sejati yang siap membela negara dan tanah airnya," tegasnya.
Sementara itu Emil mengaku sangat mengapresiasi acara silaturahmi yang digelar para pendekat pencak silat. Bagi suami pesohor Arumi Bachsin, paguyuban pencak silat ini akan mampu menjadi teladan tentang nilai kerukunan dan persatuan.
"Saya kebetulan di Trenggalek bersama dengan Forpimda aktif mendorong adanya kerukunan antar perguruan pencak silat. Di Madiun sebagai sentral pencak silat sudah mampu memberikan teladan, kita optimis Jatim bisa guyub dan rukun," ungkap Emil.
Lebih lanjut, Bupati Trenggalek non-aktif ini berharap agar para pendekar ikut aktif dalam pembangunan Jawa Timur. Misalnya, aktif dalam kegiatan sosial dan membantu masyarakat ketika terkena bencana alam.
"Harapan kami pencak silat menjadi olahraga prestasi dan sosial kemasyarakatan, bisa terintegrasi dalam pembangunan karakter masyarakat Jawa Timur," jelasnya.
"Sebagai olahraga prestasi kita harus banyak mewadahi lagi para atlet untuk lebih berkibar. Karena pencak silat juga menjadi cabang olahraga andalan provinsi Jawa Timur," pungkasnya.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya