Pertimbangkan tarik anggota, Golkar evaluasi tujuan Pansus Angket KPK

Rabu, 20 Desember 2017 22:26 Reporter : Sania Mashabi
Pertimbangkan tarik anggota, Golkar evaluasi tujuan Pansus Angket KPK KPK. ©2017 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Golkar Sarmuji mengatakan, partainya akan mengevaluasi keberadaan Panitia Khusus (Pansus) Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal itu dilakukan agar sejalan dengan moto partai beringin yakni menuju Golkar bersih, Golkar bangkit, untuk Indonesia sejahtera.

"Nanti akan kita evaluasi. Kalau tujuannya untuk memperbaiki keberadaan KPK, outputnya bisa disetting ke sana, mungkin bisa bertahan," kata Sarmuji di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/12).

Evaluasi dilakukan untuk melihat kesesuaian antara realita dengan moto Golkar. Menurutnya jika Pansus bertentangan dengan upaya pemberantasan korupsi, Golkar akan menarik perwakilannya dari Pansus angket KPK seperti yang dilakukan oleh Partai Gerindra.

"Tapi kalau kita nilai pansus angket bertentangan dengan upaya pemberantasan korupsi tentu kita harus tarik," tuturnya.

Sedangkan di tempat yang sama, anggota Pansus angket KPK dari Fraksi Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan bahwa Golkar berharap Pansus bisa segera menyelesaikan pekerjaannya. Salah satunya dengan membuat rekomendasi yang disusun berdasarkan temuan-temuan Pansus.

Rekomendasi itu, kata dia, sedang dalam proses penyusunan. Serta diharapkan akan selesai di masa sidang DPR pada tahun 2018 mendatang.

"Partai Golkar ini untuk segera mendorong pansus angket KPK untuk segera menyelesaikan tugasnya pada masa sidang yang akan datang," ucap Bamsoet.

Ketua komisi III ini juga kembali menegaskan bahwa sebenarnya Pansus tidak berniat melemahkan KPK. Pansus, kata Bamsoet, membantu untuk memberikan saran pada KPK.

"Kita bukan untuk melemahkan tapi memberikan masukan berupa rekomendasi kepada pimpinan KPK untuk melakukan perbaikan ke dalam," tandasnya. [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini