Pemkab Bangka Tengah Perkuat Disiplin ASN, Dorong Kesejahteraan Lewat Taspen dan BSI

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah mengintensifkan penguatan disiplin ASN sambil menyosialisasikan program Taspen dan "Bangka Tengah Berhaji" dari BSI untuk kesejahteraan aparatur sipil negara.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkab Bangka Tengah Perkuat Disiplin ASN, Dorong Kesejahteraan Lewat Taspen dan BSI
Ilustrasi ASN (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, secara aktif memperkuat disiplin aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya. Kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menyosialisasikan berbagai produk dari Taspen Group dan Program Bangka Tengah Berhaji. Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Pemkab Bangka Tengah dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Koba.

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para ASN. Tujuannya adalah untuk mengingatkan mereka mengenai tanggung jawab, etika kerja, serta berbagai peluang pengembangan kesejahteraan. Fasilitas yang tersedia melalui Taspen dan BSI diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh ASN.

"Kegiatan seperti ini penting agar ASN memahami ritme kerja, tanggung jawab, dan juga fasilitas kesejahteraan yang dapat dimanfaatkan melalui Taspen dan BSI," ujar Algafry saat membuka pembinaan disiplin dan sosialisasi di lingkungan Pemkab Bangka Tengah pada Senin lalu.

Penegasan Pentingnya Disiplin dan Etika Kerja ASN

Bupati Algafry Rahman menegaskan bahwa setiap ASN memiliki kewajiban untuk mematuhi disiplin jam kerja yang telah ditetapkan. Selain itu, mereka juga harus secara rutin mengisi daftar hadir elektronik melalui aplikasi Si Pelawan sebagai bentuk akuntabilitas. Penjagaan etika dan perilaku di lingkungan kerja maupun di luar jam dinas menjadi prioritas utama.

Algafry juga mengingatkan ASN untuk berhati-hati dalam menggunakan media sosial, mengingat dampaknya yang luas. "Sebagai ASN yang baik, kita harus bertanggung jawab terhadap pekerjaan, menjaga nama baik pemerintah, dan menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan solutif," tegasnya.

ASN diharapkan selalu menjaga nama baik instansi dan bekerja sesuai dengan aturan serta prosedur yang berlaku. Bupati juga mendorong seluruh ASN untuk terus mengembangkan kemampuan diri melalui berbagai pelatihan, pendidikan lanjutan, dan inovasi dalam menjalankan setiap tugas yang diemban. Peningkatan kualitas diri ini krusial untuk pelayanan publik yang lebih baik.

Optimalisasi Kesejahteraan Melalui Taspen dan BSI

Selain fokus pada pembinaan disiplin, kegiatan ini juga menghadirkan perwakilan dari PT Taspen Cabang Pangkalpinang dan BSI Cabang Koba. Kedua institusi tersebut bertugas menjelaskan berbagai produk layanan yang mereka tawarkan, termasuk jaminan hari tua bagi para ASN. Sosialisasi ini bertujuan agar ASN dapat memahami dan memanfaatkan fasilitas kesejahteraan yang tersedia.

Salah satu program unggulan yang disosialisasikan adalah Program Bangka Tengah Berhaji, hasil kerja sama dengan BSI. Melalui program ini, baik Pegawai Negeri maupun masyarakat umum dapat merencanakan ibadah haji dengan lebih mudah. Pembukaan rekening BSI untuk tabungan haji dapat dimulai dengan setoran awal hanya Rp100.000, dengan setoran lanjutan mulai dari Rp10.000.

"Tabungan haji ini memberi kemudahan bagi ASN untuk merencanakan ibadah dengan lebih teratur dan berkelanjutan," kata Algafry. Ia berharap sosialisasi ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh ASN agar mampu meningkatkan kesejahteraan diri dan keluarga. "Kami minta para pegawai mengikuti sosialisasi ini dengan serius, berdiskusi dan memahami seluruh layanan yang ditawarkan. Maksimalkan manfaatnya," tutupnya.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi