PDIP yakin Jokowi tak kehilangan suara milenial meski gandeng ulama usia 75 tahun

Jumat, 10 Agustus 2018 20:26 Reporter : Ahda Bayhaqi
Jokowi-Maruf Amin. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Bakal calon presiden (capres) petahana Joko Widodo telah memilih Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin sebagai calon wakil presiden yang akan mendampinginya bertarung di Pilpres 2019. Meski Jokowi berpasangan dengan seorang ulama berusia 75 tahun, suara kaum milenial diyakini tetap aman.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto tidak khawatir Jokowi-Ma'ruf Amin kehilangan suara milenial. Sosok Jokowi sudah merepresentasikan kaum milenial.

"Tentu saja pak Jokowi sendiri kan dari gayanya, kepemimpinannya kan menampilkan aspek-aspek gaya kepemimpinan yang juga sangat diapresiasi oleh kaum milenial ini. Kreatif kemudian menampilkan kekuasaan politik dalam wajah kegembiraan, itu kan sesuai dengan nature dari kelompok milenial," kata Hasto di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/8).

Partai pengusung Jokowi juga bakal membantu mendongkrak suara kaum milenial. Sebab, Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden dilakukan serentak.

"Jangan dilupakan ini satu kesatuan dengan pileg sehingga parpol-parpol yang mengusung pak Jokowi ini merepresentasikan dari dukungan milenial tersebut," kata Hasto.

Sementara untuk sosok Ma'ruf Amin, bisa merepresentasikan tokoh yang sangat menyatupadukan. Rais Aam Nahdlatul Ulama (NU) itu dinilai sebagai ahli ekonomi.

"Beliau sosok yang amanah dan kemudian banyak yang tidak tahu beliau memiliki kepakaran di bidang ekonomi," kata dia. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini