PDIP Soal Gaji Stafsus Milenial Jokowi Rp51 Juta: Kami Lihat Dedikasi untuk Negara

Menurutnya, staf khusus Presiden adalah mereka yang bersedia berdedikasi untuk menyampaikan hal-hal terbaik bagi kemajuan bangsa dan tidak ada orientasi terkait berapa gaji yang diterimanya.

Muhammad Genantan Saputra
PDIP Soal Gaji Stafsus Milenial Jokowi Rp51 Juta: Kami Lihat Dedikasi untuk Negara
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. ©Liputan6.com/Nanda Perdana Putra

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menunjuk tujuh Staf Khusus (Stafsus) muda yang akan membantunya. Mereka mendapat gaji Rp 51 juta perbulan. Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengatakan, pihaknya tidak mempermasalahkan besaran gaji stafsus, melainkan dedikasi mereka untuk negara.

"Jadi staf khusus kami melihat kepada dedikasinya, kepada makna kekhususnya bagi Presiden di mana Presiden menerima masukan-masukan pergi alat untuk kepentingan bangsa dan negara. Jadi bukan pada aspek berapa gaji yang diterimanya," kata Hasto di Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (23/11).

Menurutnya, staf khusus Presiden adalah mereka yang bersedia berdedikasi untuk menyampaikan hal-hal terbaik bagi kemajuan bangsa dan tidak ada orientasi terkait berapa gaji yang diterimanya.

"Kalau kita melihat, kita orientasi ke depan terhadap pentingnya kita merancang gambaran Indonesia raya mengenai keputusan-keputusan politik atas keputusan Presiden," ucapnya.

Hasto menambahkan, Presiden Jokowi menyiapkan dan merasakan apa yang ada muda impikan sebagaimana ucapan Bung Karno. Oleh karena itu, ditunjuknya tujuh stafsus muda, tidak terkait dengan borosnya anggaran.

"Ini terkait dengan sebuah komitmen bagi kemajuan Indonesia raya dengan memperhatikan pada anak-anak muda untuk berkiprah dalam panggung kekuasaan itu," pungkasnya.

Diketahui, Prediden Jokowi secara resmi memilih tujuh orang dari kalangan milenials yang dipercaya sebagai staf khususnya. Presiden Jokowi berharap mereka dapat menjadi teman dalam bertukar pikiran ide dan gagasan yang out of the box bagi kemajuan bangsa Indonesia:

Berikut tujuh orang stafsus tersebut:

Adamas Belva Syah Devara (29) Founder dan CEO Ruang Guru

Putri Tanjung (23) Founder dan CEO Creativepreneur.

Andi Taufan Garuda Putra (32) Founder dan CEO Amartha

Ayu Kartika Dewi (36) Pendiri Gerakan Sabangn Merauke

Gracia Billy Mambrasar (31) Pendiri Yayasan Kitong Bisa dan Duta Pembangunan Berkelanjutan Indonesia.

Angkie Yudistia (32) Pendiri Thisable Enterprise.

Aminuddin Maruf (33) Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Indonesia (PMII).

Rekomendasi