PDIP Rawat Pertiwi: Kado Ultah ke-79 Megawati Soekarnoputri dan Komitmen Lingkungan

Merayakan ulang tahun ke-79 Megawati Soekarnoputri, PDIP menggelar gerakan PDIP Rawat Pertiwi sebagai komitmen melestarikan lingkungan hidup dan menghadapi krisis ekologis di Indonesia.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
PDIP Rawat Pertiwi: Kado Ultah ke-79 Megawati Soekarnoputri dan Komitmen Lingkungan
Merayakan ulang tahun ke-79 Megawati Soekarnoputri, PDIP menggelar gerakan PDIP Rawat Pertiwi sebagai komitmen melestarikan lingkungan hidup dan menghadapi krisis ekologis di Indonesia. (AntaraNews)

Jajaran kader dan pengurus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar kegiatan "Merawat Pertiwi" di seluruh Indonesia. Gerakan ini merupakan persembahan khusus dalam rangka merayakan hari ulang tahun ke-79 Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Tradisi ini juga menegaskan komitmen partai untuk menjaga bumi sebagai Ibu Pertiwi.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menjelaskan, Ibu Megawati telah lama mengampanyekan "Merawat Pertiwi" sebagai gerakan kultural. Ini juga menjadi komitmen politik yang diusung bersama PDIP dalam upaya melestarikan lingkungan hidup di Indonesia. Mengingat berbagai bencana alam, gerakan ini dinilai semakin relevan dan penting.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 23 Januari 2026, dengan berbagai aksi nyata di wilayah kritis, daerah aliran sungai, dan hutan kota. Selain itu, perayaan ulang tahun Megawati juga dilakukan secara sederhana bersama keluarga dan sahabat di Istana Batu Tulis, Bogor.

Gerakan "Merawat Pertiwi" yang diinisiasi PDIP bukan sekadar perayaan ulang tahun, melainkan sikap ideologis partai. Hal ini sejalan dengan rekomendasi Rakernas I PDIP yang baru digelar pekan lalu. Rekomendasi tersebut menegaskan bahwa "Merawat Pertiwi" adalah garis politik perjuangan PDIP untuk mengatasi krisis ekologis yang mengancam keselamatan rakyat.

Partai berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan hidup dan keselamatan rakyat sebagai prioritas utama. Ini merupakan respons terhadap bencana alam, khususnya perubahan iklim yang terjadi di berbagai wilayah. Berpijak pada Pancasila dan ajaran Trisakti Bung Karno, PDIP memandang manusia dan alam sebagai satu kesatuan kehidupan yang tak terpisahkan.

Pembangunan yang merusak lingkungan dan merampas ruang hidup rakyat dianggap sebagai pengkhianatan terhadap cita-cita kemerdekaan. Oleh karena itu, berbagai kegiatan konkret dilakukan dalam gerakan "Merawat Pertiwi" ini. Kegiatan tersebut meliputi penanaman pohon di wilayah kritis, daerah aliran sungai (DAS), dan hutan kota di seluruh Indonesia.

Selain penanaman pohon, gerakan ini juga mencakup penanaman mangrove, pembersihan sungai, serta penyelamatan mata air. Ibu Megawati secara konsisten mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai dan lingkungan sekitar. Upaya ini dianggap sebagai bagian integral dari pembentukan karakter bangsa yang peduli terhadap alam.

Hasto Kristiyanto lebih lanjut menerangkan, kado ulang tahun Megawati dari pengurus PDIP seluruh Indonesia diwujudkan melalui berbagai aksi nyata. Kegiatan ini juga memperkuat kehidupan dengan melepas ikan dan burung, serta aneka ragam upaya merawat kehidupan lainnya. Gerakan "Merawat Pertiwi" ini telah dilakukan sejak tahun 2020.

Gerakan ini mencerminkan filosofi politik PDIP yang tidak hanya berfokus pada kekuasaan, tetapi juga tanggung jawab terhadap keberlangsungan alam. Tanggung jawab ini diwujudkan demi generasi mendatang, sebuah pesan yang selalu ditekankan oleh Ibu Megawati. Hal ini menunjukkan konsistensi PDIP dalam isu lingkungan.

Selain kegiatan lingkungan, perayaan ulang tahun Megawati juga disemarakkan dengan cara yang merakyat. Para pengurus partai di berbagai daerah akan bertemu masyarakat kecil sambil menikmati tumpeng ulang tahun. Momen ini menjadi wujud rasa syukur dan perhatian terhadap rakyat, sekaligus mendoakan Ibu Megawati.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto juga menyebutkan bahwa perayaan ulang tahun Presiden ke-5 RI itu akan dilakukan secara sederhana. Megawati akan merayakan hari jadinya bersama keluarga dan sahabat-sahabat terdekatnya. Acara tersebut berlangsung di Istana Batu Tulis, Kota Bogor, Jawa Barat, pada Jumat, 23 Januari 2026.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi