Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri sebagai Kekuatan Politik Baru di Indonesia
Partai Gema Bangsa resmi mendeklarasikan diri sebagai kekuatan politik baru, siap berkontribusi dalam dinamika politik nasional dengan visi Indonesia Mandiri, Desentralisasi Politik, dan Indonesia Reborn.
Partai Gema Bangsa secara resmi mendeklarasikan diri sebagai kekuatan politik baru di kancah perpolitikan nasional. Deklarasi ini bertujuan menjadi wadah perjuangan politik yang menjunjung tinggi nilai integritas, keadilan sosial, dan kemajuan bangsa.
Ketua Panitia Deklarasi Partai Gema Bangsa, Joko Nugroho, menyatakan bahwa deklarasi ini juga menandai sebuah Gerakan Mandiri Bangsa. Gerakan tersebut berupaya mewujudkan Indonesia yang mandiri dan berdaulat dalam pengambilan keputusan politik, ekonomi, serta pembangunan nasional.
Acara deklarasi resmi Partai Gema Bangsa dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Sabtu, 17 Januari 2026. Deklarasi ini sekaligus menandai satu tahun perjalanan partai dalam membangun struktur kelembagaan yang telah lengkap di seluruh Indonesia.
Visi Utama Partai Gema Bangsa untuk Indonesia
Partai Gema Bangsa mengusung tiga visi utama sebagai pedoman perjuangan politiknya, yakni Indonesia Mandiri, Desentralisasi Politik, dan Indonesia Reborn. Visi-visi ini menjadi fondasi bagi arah kebijakan dan program yang akan dijalankan partai ke depan.
Visi Indonesia Mandiri dimaknai sebagai upaya mewujudkan bangsa yang tidak bergantung pada kekuatan asing. Ini mencakup kemampuan mengelola sumber daya sendiri serta menempatkan kepentingan rakyat sebagai pusat kebijakan negara. Kemandirian ini juga meliputi kemandirian ekonomi dan politik, memastikan petani, nelayan, serta pelaku UMKM berdaulat atas sumber penghidupan dan pasar.
"Kemandirian tersebut mencakup kemandirian ekonomi dan politik, di mana petani, nelayan, serta pelaku UMKM berdaulat atas sumber penghidupan dan pasar, serta kebijakan nasional berpihak pada kepentingan rakyat," kata Joko Nugroho.
Sementara itu, visi Desentralisasi Politik menekankan pentingnya membangun demokrasi dari daerah secara desentralistik, egaliter, dan inklusif. Partai Gema Bangsa berpandangan bahwa demokrasi yang kuat tidak dapat dibangun secara sentralistik dan elitis. Sebaliknya, hal itu harus melalui pemberian kewenangan politik kepada pimpinan partai di daerah untuk melahirkan kepemimpinan lokal yang memahami karakter wilayah masing-masing.
Adapun visi Indonesia Reborn dimaknai sebagai upaya pembaruan tata kelola politik dan pembangunan nasional. Partai Gema Bangsa menilai Indonesia perlu meninggalkan pola lama yang tidak relevan. Partai ini berkomitmen membangun politik yang bermoral, kekuasaan yang melayani, pembangunan berkelanjutan, serta memberikan ruang lebih besar bagi generasi muda sebagai pelaku perubahan.
Kesiapan dan Struktur Partai Gema Bangsa di Seluruh Indonesia
Deklarasi ini menandai satu tahun perjalanan Partai Gema Bangsa dalam membangun struktur kelembagaan partai yang solid. Struktur tersebut telah terbentuk secara penuh di seluruh Indonesia, meliputi 38 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) tingkat provinsi dan 514 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat kabupaten/kota.
Pendiri dan para inisiator Partai Gema Bangsa sebelumnya meluncurkan partai ini pada 17 Januari 2025. Setahun berselang, jajaran partai menyatakan kesiapan penuh untuk berkiprah dalam dinamika politik nasional.
Acara deklarasi dihadiri oleh jajaran Dewan Pimpinan Pusat, perwakilan 38 DPW dan 514 DPD, serta tamu undangan dari berbagai kalangan. Tamu undangan termasuk pejabat negara, tokoh publik, pimpinan partai politik, akademisi, mahasiswa, petani, nelayan, dan buruh.
Dengan deklarasi ini, Partai Gema Bangsa menegaskan kesiapan mereka untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan demokrasi dan kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Partai ini berharap dapat menjadi representasi aspirasi masyarakat dari berbagai lapisan.
Sumber: AntaraNews