Nurdin Halid klaim ditunjuk sebagai Ketua Mahkamah Partai Golkar

Senin, 13 Juni 2016 04:54 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Nurdin Halid klaim ditunjuk sebagai Ketua Mahkamah Partai Golkar Nurdin Halid. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid ditunjuk formatur sebagai sebagai Ketua Mahkamah Partai Golkar (MPG) menggantikan Muladi. Dengan penunjukan ini, Nurdin akan memiliki jabatan ganda di Partai Golkar.

"Iya (ditunjuk), mahkamah partai itu dari pengurus DPP. Boleh pengurus DPP dari bagian hukum," kata Nurdin dalam acara buka puasa bersama di kediamannya, Jalan Cipinang Cempedak II, Jakarta Timur, Minggu (12/6).

Nurdin mengatakan tugas sebagai ketua harian masih akan dia pegang. Selain itu, dia menyebut penunjukan ini sudah resmi dan akan segera didaftarkan ke Kementerian Hukum dan HAM untuk kemudian disahkan.

"Iya masih tetap (ketua harian). Sudah (diputuskan), mahkamah partai itu diputuskan oleh forum munas melalui formatur. Formatur memilih ya kita terima," terangnya.

"Sudah, hanya tinggal didaftarkan ke kemenkumham. Resmi dong. Itu sama dengan pengurus. Pengurus dipilih formatur bersama DPP," sambung Nurdin.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) membantah bila Ketua Harian Nurdin Halid telah resmi menjabat sebagai pimpunan Mahkamah Partai Golkar (MPG) menggantikan Muladi. Menurutnya, sejumlah mekanisme harus dilakukan untuk mengambil keputusan terkait penujukkan itu.

"Belum, nanti kita dalam kepengurusan selalu minta masukan-masukan dari seluruh pengurus yang ada. Nanti pada saatnya kita umumkan," kata Setnov di lokasi yang sama.

Di kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono mengaku telah mendengar soal dipilihnya Nurdin menjadi ketua Mahkamah Partai Golkar (MPG). Agung menyebut dipilihnya Nurdin sudah diputuskan berdasarkan amanat Munaslub Bali melalui formatur

"Saya mendengar dari beliau (Nurdin Halid) langsung, itu sudah diputuskan di Munas Bali karena memang saat Munas Bali Partai Golkar memutuskan Ketua Dewan Pembina, Ketua Dewan Pakar, Ketua Dewan Kehormatan diputuskan di Munas. Ada yang diputuskan oleh Munas langsung, ada yang oleh formatur," terangnya.

Selain memilih ketua MPG, dijelaskannya, formatur hasil Munas Bali juga telah menunjuk Wakil Ketua MPG yaitu Ketua Koordinator Bidang Hukum Golkar Rudi Alfonso.

Namun, dia mengaku kabar soal dipilihnya Nurdin dan Rudi memang tidak dilakukan saat pengumuman struktur kepengursan beberapa waktu lalu.

"Salah satu yang diputuskan oleh formatur hasil Munas Bali adalah Ketua Mahkamah Partai Golkar, dalam hal ini sudah menunjuk Pak Nurdin Halid. Wakilnya Ketua Korbid Hukum yaitu Rudi Alfonso," jelasnya.

Saat ditanya apakah keputusan itu bisa diubah, Agung mengaku tidak tahu pasti karena wewenang atas penunjukkan itu ada di formatur bukan DPP.

"Saya tidak tahu, tapi yang saya dengar seperti itu. Sepanjang belum diteken, could be happen. Itu semua terpulang kepada formatur. Karena formatur yang berhak, bukan DPP," jelasnya.

Soal rangkap jabatan yang dijalan Nurdin, dia juga enggan berkomentar banyak atau elok tidaknya kader partai memiliki dua jabatan dalam satu kepengurusan. "Soal elok tidak elok ya formatur. Saya kira semua ada pertimbangan," pungkasnya. [ren]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini