NasDem Klaim Jagoannya Menang di Pilkada Siak, Kalahkan Calon dari Partai Besar

Minggu, 13 Desember 2020 22:04 Reporter : Abdullah Sani
NasDem Klaim Jagoannya Menang di Pilkada Siak, Kalahkan Calon dari Partai Besar calon Bupati Siak Alfedri-Husni Mirza. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - NasDem mengklaim, lebih dari setengah penduduk Kabupaten Siak memilih calon Bupati dan Wakil Bupati Siak Alfedri - Husni Merza. Keduanya merupakan petahana. Mereka mengalahkan jagoan yang diusung partai besar seperti Golkar, PDIP, Gerindra, Demokrat, dan PKS.

Alfedri - Husni Merza unggul dari paslon lainnya. Paslon yang diusung partai NasDem, PAN, PPP, PKB dan Hanura itu memperoleh suara 57,3 persen versi hitung cepat Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk sementara. Sedangkan versi hitung cepat partai NasDem, Alfedri memperoleh suara 56,41 persen dengan suara masuk 100 persen.

"Berdasarkan data dari saksi di semua TPS (Tempat Pemungutan Suara) Siak, paslon kita Alfedri - Husni memperoleh 101.142 suara atau 56,41 persen," kata Wakil Ketua Bapilu DPW Partai Nasdem, Dedi Harianto Lubis, Minggu (13/12).

Dalam website KPU RI, Alfedri jauh lebih unggul dari dua paslon yang menjadi lawan politiknya. Alfedri - Husni nomor urut 2 ini memperoleh 20.634 suara atau 57,3 persen.

Sedangkan rivalnya, paslon nomor urut 1 Sayed Abu Bakar A. Assegaf-Reni Nurita yang hanya memperoleh 15,7 persen atau 5.648 suara.

Lalu paslon nomor urut 3, Said Arif Fadillah-Sujarwo memperoleh 9.734 suara atau 27 persen. Suara masuk baru 182 TPS atau 19,28 persen.

Untuk diketahui, Alfedri merupakan Bupati Siak saat ini. Sebelumnya, Ketua PAN Siak ini menjabat wakil bupati mendampingi Syamsuar sebagai bupati. Terpilihnya Syamsuar dan Edy Nasution pada pemilihan Gubernur Riau tahun 2018 lalu, otomatis Alfedri naik kelas menjadi Bupati Siak.

Sementara pasangan Alfedri, Husni Merza merupakan mantan Ketua KPU Siak dan mantan Direktur Permodalan Siak (Persi), salah satu BUMD di Kabupaten Siak, Riau.

Alfedri - Husni diusung dan didukung enam partai politik yakni PAN (7 kursi), PKB (3 kursi), PPP, Hanura, NasDem masing-masing 2 kursi, serta partai baru, Gelora.

Kemudian paslon Said Arif Fadillah - Sujarwo. Said merupakan mantan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Siak. Sedangkan Sujarwo, anggota DPRD Siak dua periode dari PAN. Keduanya mengantongi 16 kursi di DPRD Siak.

Sebab, paslon dengan jargon pasangan Arif Sujarwo atau PAS ini mendapat rekomendasi dari Golkar, Gerindra dan PDI Perjuangan. Partai Golkar mempunyai 8 kursi, sementara PDI Perjuangan dan Gerindra masing-masing mempunyai 4 kursi di DPRD Siak.

Sementara pasangan selanjutnya, yakni Sayed Abubakar A Assegaf-Reni Nurita. Sayed merupakan mantan anggota DPR RI periode 2014-2019 dari Partai Demokrat. Sedangkan Reni, mantan anggota DPRD Siak periode-2004-2009 dari PKS.

Pasangan ini memperoleh rekomendasi dari Partai Demokrat dan PKS sebagai penantang petahana. Kedua partai itu masing-masing mempunyai 4 kursi di DPRD Siak, sehingga total 8 kursi sebagai modal untuk merebut kursi Bupati Siak dan wakil. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini