Naik 10 kali lipat, Waketum PAN beberkan penggunaan dana partai politik
Merdeka.com - Wakil Ketua Umum PAN Taufik Kurniawan mengapresiasi, langkah pemerintah menetapkan kenaikan dana bantuan partai politik dari Rp 100 menjadi Rp 1.000. Persetujuan kenaikan dana bantuan itu dinilai sebagai bentuk atensi dan dukungan moril pemerintah terhadap partai politik.
"Apresiasi pemerintah terkait adanya atensi terkait dukungan moril dan materil pada parpol," kata Taufik di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/8).
PAN akan menggunakan dana bantuan tersebut untuk pendidikan politik sebagai salah satu fungsi dari partai politik. Dengan harapan, PAN bisa melahirkan calon pemimpin yang berintegritas bagi Indonesia.
"Dari dana yang bertambah itu, jadi catatan untuk prioritaskan untuk pendidikan politik salah satu fungsi parpol adalah ciptakan calon-calon pemimpin bangsa dengan sistem demokrasi yang kita anut," tegasnya.
Taufik menyebut, pemanfaatan dana bantuan partai itu akan dikualifikasi menjadi 3 tahap pertama pra elektoral, elektoral dan pasca elektoral. Di tahap pra elektoral, dana tersebut bakal digunakan untuk pengenalan calon legislatif jelang Pileg atau calon pasangan presiden dan wakil presiden di Pilpres 2019.
"Untuk pra elektoral, dana yang terbatas itu bisa digunakan untuk martikulasi caleg, atau di tingkat presiden manakala Pileg, Pilpres serentak. Sehingga perlu pemberian penambahan visi misi calon sehingga tidak beri cek kosong," ujar Taufik.
Kemudian, di tahap elektoral, dana itu bisa digunakan untuk berkampanye mencari simpati masyarakat atas calon yang diusung PAN. Lalu saat pasca elektoral, dana itu digunakan untuk mengamankan suara calon yang ditempatkan di tiap TPS.
"Pasca elektoral, proses parpol amankan suara melalui kader yang dibentuk lalu ditempatkan di tiap TPS diharapkan dana banpol jadi sangat penting ketika berkaitan qkita berikan kaderisasi dalam kaitan elektroal," tandasnya.
Wakil Ketua DPR ini mengaku tak mempermasalahkan soal besaran kenaikan dana parpol yang ditetapkan pemerintah. Dia berharap partai-partai bisa memanfaatkan dana bantuan tidak untuk kepentingan pragmatis saja.
"Tidak lihat jumlah tapi apresiasi atau esensi pemerintah tambah bantuan politik itu, karena kalau nambah kan tentu tidak pernah cukup," pungkasnya.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya