Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menegaskan komitmennya dalam upaya pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan keluarga prasejahtera. Hal ini disampaikan saat kunjungan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Pacitan.
Kunjungan tersebut berlangsung di Desa Donorojo, Kecamatan Donorojo, Pacitan, pada Minggu (30/11), dihadiri sekitar 500 warga. Ia berjanji akan terus memperjuangkan pemerataan infrastruktur, termasuk akses hunian layak.
Ibas bersyukur Pacitan menerima alokasi BSPS hingga 1.000 rumah, yang menjadi cara memastikan pemerataan infrastruktur bagi keluarga membutuhkan. Bantuan ini diharapkan dapat dirawat dan dimanfaatkan secara optimal oleh penerima.
Advertisement
Advertisement
Ibas menyampaikan komitmennya sebagai wakil rakyat untuk memperjuangkan pemerataan pembangunan infrastruktur di Pacitan. Ini mencakup tidak hanya jalan besar, tetapi juga jalan desa serta akses perumahan yang layak.
Pacitan kembali mendapatkan dukungan besar dari pemerintah pusat melalui alokasi BSPS. Program ini akan menyediakan hingga 1.000 rumah ke depan, menunjukkan fokus pada kebutuhan dasar masyarakat.
"Ini merupakan salah satu cara kita memastikan adanya pemerataan infrastruktur bagi keluarga-keluarga yang sangat membutuhkan,” kata Ibas. Ia juga menyerahkan sembako bersama BNPB kepada penerima BSPS sebagai bentuk kepedulian.
Advertisement
Ibas berpesan agar bantuan yang diterima dirawat dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. "Masih banyak yang menunggu, masih banyak juga yang menginginkan. Jadi tolong betul-betul dijaga dan dirawat ya, Bapak Ibu,” pesannya.
Advertisement
Di sela peninjauan salah satu rumah BSPS yang telah selesai, suasana haru dan bangga menyelimuti acara. Momen ini terjadi ketika seorang anak laki-laki berusia 11 tahun, Affan Harikuncoro, menampilkan pertunjukan wayang kulit singkat.
Dengan suara dan gerak penuh percaya diri, Affan membawakan cuplikan lakon “Lagu Daerah Bertapa”. Penampilannya mengundang decak kagum dari semua hadirin, termasuk Ibas sendiri.
Putra Presiden Ke-6 RI itu bahkan melakukan gestur ‘menanggap wayang’ sebagai bentuk penghormatan. Ibas menghampiri Affan, menyapa, mengapresiasi, dan menyemangati dalang cilik tersebut.
Advertisement
“Wah luar biasa, masih 11 tahun tapi sudah pandai memainkan banyak karakter wayang,” ujar Ibas. Ia berharap kemampuan Affan menjadi bagian dari regenerasi pelestari budaya Pacitan. "Rumah ini harus menjadi tempat yang nyaman untuk anak-anak kita belajar, tumbuh, menggapai cita-citanya… Termasuk untuk anak berbakat seperti Affan," tambahnya.
Advertisement
Kegiatan di Donorojo turut dihadiri berbagai unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan daerah. Hadir Bupati Pacitan, Camat Donorojo, Sekretaris Daerah, kepala dinas terkait, serta unsur TNI–Polri.
Jajaran legislatif dan yudikatif kabupaten juga turut serta dalam acara tersebut. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam mewujudkan Pacitan yang sejahtera.
Ibas memastikan perjuangannya di MPR RI akan terus berpihak pada kesejahteraan rakyat. Ini mencakup aspek infrastruktur, pembangunan sumber daya manusia, dan pelestarian budaya.
Advertisement
“Mari menjadi bagian besar untuk berkolaborasi, meningkatkan kebersamaan, meningkatkan kesejahteraan. Semoga keluarga-keluarga di Pacitan semakin maju dan sejahtera,” tutupnya.
Sumber: AntaraNews