Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini baru-baru ini melakukan peninjauan ke beberapa lokasi di Ibu Kota Nusantara (IKN). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan IKN dalam menyambut aparatur sipil negara (ASN) yang akan berpindah.
Peninjauan yang dilakukan pada Jumat lalu di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, ini berfokus pada kenyamanan dan keamanan ASN. Rini menekankan bahwa IKN dirancang sebagai simbol transformasi bangsa dengan konsep hidup efisien dan futuristik.
Ia berharap ASN dapat merasa siap, aman, dan nyaman untuk lebih berbakti dalam perbaikan negeri di lingkungan baru ini. Lokasi yang ditinjau meliputi rumah susun ASN, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) IKN, kantor kementerian koordinator, serta Istana Garuda.
Advertisement
Advertisement
Fasilitas Hunian Modern untuk ASN di IKN
Salah satu fokus utama peninjauan adalah rumah susun (rusun) untuk ASN yang mengusung tema tropis modern dan berkelanjutan. Rusun ini terdiri atas 47 tower setinggi 12 lantai, berlokasi strategis di kawasan hunian barat dan timur IKN. Fasilitas yang disediakan sangat lengkap, termasuk smart home, perabotan, tenant komersial, serta sarana ibadah, sosial, dan olahraga.
Setiap unit rusun dilengkapi dengan sistem smart home yang menggunakan sidik jari atau PIN untuk akses. Selain itu, tersedia dapur, pemanas air, AC, dan furnitur lengkap untuk menunjang kenyamanan penghuni. Pembangunan rusun ini krusial untuk mendukung kepindahan ASN secara bertahap ke IKN.
Tujuannya adalah memastikan kenyamanan dan efisiensi mobilitas para ASN di kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN. Dengan fasilitas modern ini, diharapkan ASN dapat beradaptasi dengan cepat dan fokus pada tugas-tugas pemerintahan.
Advertisement
Advertisement
Infrastruktur Kesehatan dan Perkantoran Futuristik
Selain hunian, Menteri Rini juga meninjau Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) IKN yang dirancang dengan 10 lantai dan sekitar 250 tempat tidur. RSUP ini akan memiliki layanan unggulan jantung dan stroke, beroperasi dengan konsep smart hospital. Teknologi canggih seperti CT-Scan 512 Slice, Hybrid Cathlab, dan MRI 3 Tesla akan mendukung operasionalnya.
Kunjungan juga mencakup empat gedung kantor kementerian koordinator yang dirancang sebagai sharing office. Kantor-kantor ini bertujuan untuk mendukung pemindahan ASN dari instansi pusat dan mengusung konsep green building. Pembangunannya telah rampung pada periode 2024-2025.
Perkantoran tersebut dilengkapi dengan multifunction hall, jembatan 2nd walkway, dan area parkir terintegrasi. Konsep "forest city" yang menyatu dengan alam menjadi ciri khas pembangunan ini. Prioritas pembangunan ini adalah mendukung transformasi IKN sebagai pusat pemerintahan modern dan berkelanjutan.
Advertisement
Advertisement
Visi Transformasi dan Tata Kelola Digital di IKN
Menteri Rini Widyantini menegaskan bahwa kunci keberhasilan IKN terletak pada kolaborasi dan penerapan digital governance. Digitalisasi akan menjadi tulang punggung pemerintahan masa depan, didukung oleh talenta yang memahami kemajuan digital. Ia mengungkapkan keprihatinannya terhadap talenta ASN yang akan bertugas di IKN.
"Jadi, inti daripada digital governance itu adalah berkolaborasi," ujar Rini. Ia memilih kata "transformasi" sebagai diksi yang tepat untuk merangkum pandangannya terhadap IKN. Hal ini menunjukkan bahwa IKN bukan sekadar pemindahan ibu kota, melainkan upaya menemukan cara baru dalam birokrasi.
Transformasi juga mencakup perbaikan tata kelola pemerintahan secara keseluruhan. Dengan demikian, IKN diharapkan menjadi katalisator bagi perubahan fundamental dalam cara kerja pemerintahan Indonesia.
Advertisement
Sumber: AntaraNews