Melenggang ke Senayan, Aktivis Buruh Ini Janji Jadi Corong Rakyat ke DPR
Merdeka.com - 575 Anggota DPR terpilih periode 2019-2024 sudah menjalani pelantikan hari ini. DPR 5 tahun mendatang diisi oleh orang-orang dari berbagai latar belakang profesi, keilmuan hingga unsur masyarakat.
Salah satu anggota dewan yang lolos berasal dari kalangan aktivis buruh. Dia adalah Obon Tabroni. Usai dilantik, Tabroni berjanji bakal menjadi corong aspirasi masyarakat untuk disampaikan ke DPR.
Dia merupakan bagian dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI). Jabatan terakhirnya di FSPMI adalah deputy president. Obon juga merupakan inisiator dan pembina Jamkeswatch, yakni organisasi publik pengawas pelaksanaan BPJS Kesehatan.
"Jadi intinya mendengar apa yang dikehendaki masyarakat dan menyuarakannya di ruang parlemen," kata Tabroni kepada wartawan, Selasa (1/10).
Warga Kabupaten Bekasi tersebut menganggap pelantikan hari ini bukan soal prestasi dan kemenangannya pribadi, tetapi juga ada sumbangsih besar dari relawan dan pendukungnya.
"Kalau ini dianggap sebagai prestasi, maka ini prestasi relawan dan masyarakat. Kalau ini dianggap kemenangan, maka ini adalah kemenangan relawan dan masyarakat. Bukan saya," ujarnya.
Tabroni melenggang ke Senayan setelah meraih 134.880 suara pada Pileg 2019 kemarin. Dia maju via Partai Gerindra untuk Dapil VII Jawa Barat yang meliputi Kabupaten Bekasi, Karawang dan Purwakarta.
Perolehan suara tersebut, lanjut Tabroni, merupakan buah dari kerja keras relawan dan pendukungnya yang bergerak secara mandiri dan kesadaran untuk perubahan.
"Semua tahu, mereka kan bukan relawan bayaran. Bukan juga bergerak karena iming-iming jabatan atau semacamnya. Mereka murni bergerak karena kesadaran politik perubahan. Jadi, bagi saya, semua ini tentang mereka," ungkapnya.
Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali memimpin pengambilan sumpah dan janji 575 anggota DPR RI periode 2019-2024. Dengan demikian, para caleg DPR RI terpilih pada Pemilu 2019 tersebut resmi menjadi wakil rakyat di DPR.
Hatta Ali mengatakan, seluruh anggota DPR wajib bersumpah atau berjanji menurut agama masing-masing.
"Apakah saudara-saudara bersedia disumpah atau berjanji menurut agama saudara?" tanya Hatta Ali di Gedung DPR, Selasa (1/10). Seluruh anggota DPR terpilih serentak mengucapkan bersedia.
Selanjutnya, Hatta memimpin sumpah dan janji anggota. Salah satunya soal komitmen mengutamakan kepentingan negara ketimbang pribadi.
"Mengutamakan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan pribadi, seseorang dan golongan. Bahwa saya akan memperjuangkan, aspirasi rakyat yang saya wakili, untuk mewujudkan tujuan nasional, demi kepentingan bangsa, dan menjaga kesatuan Republik Indonesia," kata Hatta diikuti seluruh anggota DPR.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya