Ketua DPR tak tahu surat Fadli Zon minta Jokowi tak lindungi Ahok

Ketua DPR Ade Komaruddin angkat bicara terkait surat Fadli Zon ke presiden. Dia mengaku tak tahu soal surat tersebut. Bahkan dia menilai surat tersebut bukan atas nama pimpinan DPR. Sebab, tidak ada rapim yang membahas soal itu.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Ketua DPR tak tahu surat Fadli Zon minta Jokowi tak lindungi Ahok
Jokowi pindahan. ©2014 Merdeka.com

Pekan lalu, Wakil Ketua DPR Fadli Zon berkirim surat kepada Presiden Joko Widodo. Salah satu isinya meminta Presiden Jokowi tidak membela Ahok dalam kasus tudingan penistaan agama. Fadli mengaku hanya menyampaikan aspirasi masyarakat yang menilai terlalu kuat intervensi Presiden atas kasus Ahok.

Ketua DPR Ade Komaruddin angkat bicara terkait surat Fadli Zon ke presiden. Dia mengaku tak tahu soal surat tersebut. Bahkan dia menilai surat tersebut bukan atas nama pimpinan DPR.

"Saya belum melihat ada surat terkait presiden tidak mengintervensi kasus Ahok, sejauh ini belum pernah ada rapim untuk membahas hal tersebut," tegas Ade saat ditemui di Gedung DPR, Selasa (1/11).

Ade sependapat bahwa DPR sebagai lembaga politik bertugas menyampaikan aspirasi dan kepentingan masyarakat kepada pemerintah. Politisi Golkar ini berharap aksi unjuk rasa besar-besaran yang dilakukan sejumlah ormas keagamaan pada 4 November 2016 nanti tetap berjalan damai. Dia meminta semua pihak menahan diri agar tak tersulut emosi dan tak mudah terprovokasi demi menciptakan suasana kondusif.

"Kita perjuangkan hak hak yang harus didapatkan oleh masyarakat" ujar Ade.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengaku telah mendengar tuntutan para ulama yang akan ikut dalam demonstrasi Jumat (28/10). Para ulama, katanya, menilai bahwa Presiden Jokowi terkesan melakukan perlindungan hukum terhadap Ahok.

Aspirasi itu pun telah disampaikan Fadli kepada Jokowi dalam bentuk surat pekan lalu. Tudingan para ulama, lanjutnya, perlu diklarifikasi oleh Presiden Jokowi.

"Ya itu tadi para ulama kemarin mengatakan bahwa ini presiden seolah-olah melindungi Ahok. Ini harus diklarifikasi dan saya sudah menyampaikan aspirasi mereka dalam bentuk surat yang meneruskan aspirasi masyarakat agar presiden klarifikasi karena kesan itu terlalu kuat menurut mereka," tegasnya.

Rekomendasi