Jokowi & Ketum Partai Koalisi Bahas Target Omnibus Law Hingga RUU Pemindahan Ibu Kota
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumpulkan ketua umum pimpinan partai koalisi di Istana, pada Selasa (14/1) kemarin. Pada pertemuan itu, Jokowi dan koalisi membahas soal Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja.
"Memang kemarin ada pertemuan pimpinan parpol, ketum, sekjen, dan ketua-ketua fraksi dari 6 partai koalisi pemerintah, jadi termasuk Gerindra, itu memang ada. Tapi di sana Pak Jokowi hanya menyampaikan update, pertama tentang rencana pengajuan omnibus law, yang kedua tentang rencana UU Pemindahan Ibu Kota, itu saja," kata Sekjen PPP Arsul Sani di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (15/1).
Arsul mengatakan, Presiden Jokowi memberikan target 100 hari kerja untuk menyelesaikan pembahasan omnibus law tersebut.
"Nah, omnibus law sedang difinalisasi oleh pemerintah, segera akan disahkan. Presiden memang berharap bahwa ini bisa diselesaikan dalam 100 hari kerja lah, ya dari sejak kemudian mulai dibahas dong, dibentuk di DPR-nya," ujarnya.
Jokowi berharap Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja itu rampung pada ulang tahun kemerdekaan ke-75 Indonesia.
"Jadi kami sendiri kalau ini segera diserahkan tentu berharap nanti pas ultah 75 kemerdekaan kan itu sudah selesai. Iya, tentu kita berharap seperti itu. Supaya jadi hadiah kemerdekaan," ujar Arsul.
Diketahui, pertemuan tersebut dilaksanakan secara tertutup di Istana Kepresidenan. Pimpinan partai politik koalisi yang hadir antara lain Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketum Partai NasDem Surya Paloh, Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketum PP Suharso Monoarfa, dan Waketum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.
Sekjen yang hadir adalah Hasto Kristiyanto, Johnny G Plate, Lodewijk Paulus, Hasanuddin Wahid, Arsul Sani, dan Ahmad Muzani.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya