Jokowi Buka Suara Akui Pernah Minta Prabowo Temui Khofifah, ini Alasannya
Jokowi tidak menampik pernah meminta Prabowo Subianto untuk menemui Khofifah Indar Parawansa di Jawa Timur
Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) tidak menampik pernah meminta Prabowo Subianto untuk menemui Khofifah Indar Parawansa di Jawa Timur, menjelang Pilpres 2024. Jokowi pun menyampaikan maksud dan alasannya.
"Ya kalau itu, iya bener," ujar Jokowi saat ditemui wartawan di kediaman pribadi Jalan Kutai Utara No 1, Sumber, Solo, Senin (11/2).
"Saya yang menyampaikan dalam rangka Pilpres, Pak Prabowo sebaiknya ketemu dengan Bu Khofifah di Surabaya, untuk ya berdiskusi mengenai Jawa Timur, itu aja," sambung Jokowi menjelaskan.
Dalam sebuah kesempatan, Prabowo menyebut jika dirinya belajar banyak tentang politik dengannya, namun Jokowi tidak mengiyakan. Justru dirinya yang belajar banyak ke Prabowo.
"Enggak, enggak. Saya yang belajar politik ke Pak Prabowo. Saling belajar. Ya belajar politik. Banyak (yang diambil), banyak," tandasnya.
Jokowi menegaskan jika hubungannya dengan Prabowo sangat baik. Meskipun sempat beberapa kali bertarung dalam Pilpres.
"Hubungannya baik-baik saja, sangat baik. Ya kan biasa dalam politik berkompetisi kan biasa," katanya.
Jokowi juga memastikan selalu berkomunikasi dengan Prabowo.
"Ya kalau pas ke Jakarta kan sering ketemu. Waktu di perkawinan putrinya Pak Akbar Tanjung, ketemu lama. Waktu kawinan putranya Pak Hatta Rajasa, bertemu lama," ungkapnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menceritakan saat menjadikan Khofifah Indar Parawansa sebagai Ketua Tim Pemenangan Pilpres 2024 di Jawa Timur. Prabowo mengaku saat itu disuruh Joko Widodo untuk menemui Khofifah.
"Saya sebenarnya tidak terlalu dekat dengan ibu Khofifah. Saya baru jumpa baru menjelang mau Pilpres, benar ibu Khofifah? Yang suruh saya menghadap ke ibu Khofifah itu Pak Jokowi," kata Prabowo saat membuka Kongres XVIII Muslimat Nahdlatul Ulama di Surabaya, Senin (10/2).
Prabowo mengakui belajar politik dari Jokowi. Dia pun mengajak kepada semua pihak untuk menghormati mantan presiden tersebut.
"Jadi memang kalau politik ya saya belajar dari Pak Jokowi. Enggak usah malu-malu lah. Kadang-kadang orang sudah enggak berkuasa mau dikuyuk-kuyu mau dijelek-jelekin, jangan. Kita hormati. Semua hormati semua," terangnya.