Prabowo membantah dirinya akan mengembalikan Polri di bawah Kementerian Pertahanan
Advertisement
Advertisement
"Coba bayangkan kalau saya jadi Presiden lebih gampang langsung ke Kapolri, atau lewat lapisan-lapisan lain, tebak? Pakai logika saudara-saudara. Presiden kan lebih gampang kalau dia kasih instruksi, dia pegang full,"
kata Prabowo dikutip dari video akun instagram resmi @gerindra, Senin (18/9).
merdeka.com
Advertisement
Prabowo membantah akan mengembalikan Polri di bawah Kementerian Pertahanan atau Kemendagri. Ketua umum Gerindra ini menyebut namanya dicatut.
"Banyak orang mengatasnamakan saya dulu, pernah dulu dikatakan kalau presidennya prabowo nanti, polisi akan dikembalikan di bawah Menhan, atau di bawah Mendagri atau di bawah menteri apa, gitu bener enggak?," ujarnya.
Prabowo juga menyampaikan terima kasih pada Polri dan Sespimma Lemdiklat Polri, yang sudah mengundangnya untuk memaparkan hasil pemikirannya terkait pentingnya persatuan dan kesatuan bagi masa depan bangsa Indonesia.
"Saya terima kasih sudah diundang beberapa kali ke PTIK, Sespim, ya tapi karena covid waktu itu, jadi dua setengah tahun saya gak bisa apa itu nggak enak kalau saya vicon saja, lebih baik saya langsung kesini,"
Advertisement
ucap Prabowo.
merdeka.com
Prabowo juga menyebut Indonesia membutuhkan personel kepolisian yang unggul supaya menjadi negara yang kuat.
"Kita butuh polisi yang unggul itu dalam sejarah peradaban manusia. Negara yang kuat, negara yang berhasil, selalu punya polisi yang unggul polisi yang hebat, polisi yang dicintai rakyat," kata menteri pertahanan ini.
Advertisement