Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sepakat menunjuk Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno sebagai calon gubernur serta calon wakil gubernur DKI. Penunjukan ini dilakukan setelah kedua partai tersebut menggelar rapat selama 3 hari berturut-turut.Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengungkapkan, penunjukan ini baru dilakukan setelah partainya melakukan proses yang sangat panjang. Keduanya pun diusung sesuai dengan aspirasi masyarakat DKI Jakarta dan Indonesia."Setelah melalui suatu proses yang sangat panjang, bahkan dikatakan sudah berjalan lebih dari delapan bulan. Dari Gerindra dan PKS telah menjalankan fungsi kami sebagai pembawa aspirasi rakyat, tugas kami adalah untuk membawa aspirasi rakyat," ujar Prabowo di kediamannya, Jl Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (23/9).Prabowo mengklaim, Anies dan Sandiaga diusung karena muncul berdasarkan keinginan warga ibu kota. Di mana, ada beberapa elemen yang meminta terjadinya proses pergantian kepemimpinan."Permintaan rakyat untuk sebuah perubahan mendasar di DKI. Terutama yang kami tangkap adalah rakyat DKI, bahkan rakyat Indonesia mengharapkan gubernur baru di DKI," tandasnya.Sebelumnya, Partai Gerindra dan PKS akhirnya menunjuk pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sebagai calon Gubernur serta Wakil Gubernur DKI Jakarta. Pengumuman itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto."Menetapkan dan mencalonkan saudara Anies Rasyid Baswedan sebagai calon Gubernur DKI Jakarta, dan menetapkan Sandiaga Salahuddin Uno sebagai calon Wakil Gubernur DKI Jakarta," tegas Prabowo.
Ini alasan Prabowo usung Anies Baswedan jadi Cagub DKI
Ini alasan Prabowo usung Anies Baswedan jadi Cagub DKI. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sepakat menunjuk Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno sebagai calon gubernur serta calon wakil gubernur DKI. Ada alasan khusus kenapa keduanya dipilih.
Advertisement
Rekomendasi