Ingin di Komisi III, Yasonna Bertekad Rampungkan RUU KUHP & Revisi UU Pemasyarakatan

Rabu, 2 Oktober 2019 12:44 Reporter : Merdeka
Ingin di Komisi III, Yasonna Bertekad Rampungkan RUU KUHP & Revisi UU Pemasyarakatan Yasonna H Laoly. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Politikus PDI Perjuangan Yasonna Laoly mengaku ingin masuk di Komisi III DPR RI. Alasannya, dia berpengalaman sebagai Menkum HAM dan dapat memberi saran konkret kepada penggantinya.

"Karena saya memahami pekerjaan sebagai (Mantan) Menkum HAM, bisa nanti menyampaikan pikiran-pikiran lebih konkret pada menteri yang akan datang, dalam rangka pengawasan dan fungsi legislasi saya sebagai anggota parlemen," kata Yasonna di Komplek Parlemen Senayan, Rabu (2/10/2019).

Yasonna menyebut sudah banyak ide-ide dalam kepalanya yang siap disalurkan pada Komisi III nanti. Mengenai fokus pertama yang akan dia lakukan di Komisi 3 nanti, Yasonna mengatakan akan menyelesaikan pembahasan dua RUU yang saat ini terus menjadi kontroversi di masyarakat, yakni RUU Pemasyarakatan dan RUU KUHP.

"Yang kemarin penundaan dicarry over pasti itu prioritas diselesaikan dulu, sambil menerima masukan dari masyarakat. UU Permasyarakatan dan KUHP akan kita carry over bahas kembali," tambahnya.

Yasonna mengajak anggota dewan yang baru dilantik untuk bekerja keras menyelesaikan banyaknya pekerjaan rumah (PR) yang ditinggalkan DPR terdahulu, seperti menyelesaikan UU yang tak sempat selesai dibahas.

"Saya berharap tema anggota DPR yang baru mulai menyingsingkan lengannya. Selama ini kan produktifitas anggota DPR, tentunya pemerintahan mengharapkan juga untuk menyelesaikan UU karena agak kurang," klaim Yasonna.

Pembahasan UU untuk memudahkan investasi, kata Yasonna juga akan menjadi prioritas DPR ke depan. "Supaya bisa menyelesaikan back lock dalam investasi. Kita supaya bisa lebih cepat kita bersaing dengan negara tetangga dan negara luar. Supaya investasi kita jauh lebih baik masuknya foreign direct investment di Indonesia. Ini akan menolong pertumbuhan ekonomi kita," tandas dia.

Reporter: Delvira Hutabarat [ray]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini