Hadiri Syukuran Kemenangan, Ma'ruf Amin Minta Masyarakat Jaga Emosi di Bulan Puasa

Minggu, 12 Mei 2019 19:04 Reporter : Merdeka
Hadiri Syukuran Kemenangan, Ma'ruf Amin Minta Masyarakat Jaga Emosi di Bulan Puasa Maruf Amin hadiri syukuran kemenangan relawan. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Calon wakil presiden Ma'ruf Amin menghadiri acara syukuran kemenangan versi quick count yang diselenggarakan oleh Relawan Mellenial Jokowi- Ma'ruf Amin (Remaja) di kawasan Thamrin, Jakarta Selatan.

Dalam sambutannya, Ma'ruf menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para anak muda yang telah memberikan dukungan kepada paslon 01.

"Tentu syukur karena menurut quick count pasangan Pak Jokowi dan saya menang. Ini baru quick count. Mudah-mudahan nanti real countnya juga akan sama. Jadi kalau real countnya sudah, ada syukuran lagi," tutur Ma'ruf di lokasi, Minggu (12/5).

"Jadi ini juga karena kaum remaja milenial. Ternyata lebih banyak menyampaikan dukungan kepada kami sehingga kami menjadi pemenang," lanjutnya.

Ma'ruf berharap, hingga diumumkan hasil real count Pilpres 2019 pada 22 Mei 2019 nanti aman dan jauh dari hal yang tidak diinginkan.

"Karena memang buat kita pilpres itu bukan pertarungan, bukan permusuhan, tetapi kontestasi mencari pemimpin yang terbaik. Kita sudah berjanji bahwa apapun yang terjadi, kita siap kalah dan siap menang. Saya kira ini komitmen dan mudah-mudahan tidak dilanggar, biar tetap dipatuhi," jelas Ma'ruf.

Terlebih di Bulan Ramadan ini, lanjutnya, setiap orang harus dapat menahan diri dari segala bentuk hawa nafsu. Biarkan kontestasi Pemilu 2019 menghasilkan masyarakat Indonesia yang dewasa dalam berdemokrasi.

"Maknanya puasa itu Al Imsak. Imsak itu artinya menahan, bisa mengendalikan. Tidak hanya makan minum di siang hari tapi juga mengendalikan hawa nafsu, amarah, karena puasa itu mengajarkan kita menjadi orang bertakwa. Orang bertakwa itu yang bisa mengendalikan amarahnya," ujar dia.

"Manusia tidak mungkin menahan amarah, itu manusiawi. Tapi harus bisa mengendalikan secara proporsional. Orang tidak punya emosi itu tidak punya semangat, tetapi kalau berlebihan maka berbahaya. Konstitusi dilanggar, hukum dilanggar, artinya tidak bisa mengendalikan dirinya," Ma'ruf menandaskan.

Dalam acara itu, Ma'ruf Amin juga mengikuti prosesi potong tumpeng bersama relawan. Sejumlah tokoh turut menemani, di antaranya Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Hasto Kristiyanto dan Direktur Program TKN Aria Bima. [ray]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini