Gerindra yakin poros ketiga tak terbentuk

Jumat, 11 Mei 2018 01:17 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Ahmad Riza Patria. ©dpr.go.id

Merdeka.com - Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria tak yakin poros ketiga bakal terbentuk di Pilpres 2019. Hal ini menjawab pasca pertemuan ketua umum Zulkifli Hasan dan Mantan Panglima TNI (Purn) Gatot Nurmantyo di gedung DPR beberapa waktu lalu. Usai pertemuan Zulkifli menyebut Gatot figur yang bagus jadi Capres 2019.

"Zul bilang Gatot baik TGB (Tuan Guru Bajang Zainul Majdi Gubernur NTB) baik. Betul itu. Artinya bangsa ini punya tokoh baik, kami dukung. Tapi Pak Zul juga menyampaikan sulit tercapai poros ketiga. Artinya dua poros Jokowi dan Prabowo," katanya saat ditemui di Cafe Mandailing, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (10/5).

Meski demikian, Gerindra menghormati mekanisme internal PAN dalam menentukan arah Pilpres. Riza menjelaskan pihaknya juga masih menunggu keputusan PAN usai mengadakan rapat kerja nasional (rakernas) usai bulan Ramadhan. Saat ini Riza juga menilai seluruh parpol juga menunggu hasil Pilkada.

"PAN itu memang punya mekanisme internal yang harus kami hormati. Pada Rakernas sebelumnya kan mengusul Zulkifli Hasan sebagai Capres. Nanti Mei atau habis Pilkada akan Rakernas, kita lihat hasilnya. Itu akan menentukan siapa usung Capres Cawapres. Itu kami hormati," tutur Riza.

Riza menambahkan, nama nama Cawapres Prabowo juga potensial. Dia menjelaskan seluruh daftar nama pendamping Prabowo pasti dipertimbangkan terutama elektabilitas dan dapat menumbangkan petahana Joko Widodo.

"Nama beredar bagus Anies, Aher (Ahmad Heryawan), Gatot. Nama lain yang beredar siapa yang mungkin ada pendekatannya, persyaratan KPU, hasil survei, chemistry bisa kerja sama, termasuk orang yang kita yakini apabila jadi cawapres Prabowo meningkatkan elektabilitas bisa kalahkan Jokowi," ujarnya.

Lebih lanjut, Riza berpendapat saat ini paslon Capres-Cawapres tak perlu mempersoalkan latar belakang.

"Dikotomi sipil militer sudah tak ada, semua peluang ada. Militer - Polri saja bisa. Jadi saya bilang masyarakat sudah cerdas peluangnya besar," tandasnya. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini