Gerindra: Prabowo Tak Salahkan Jurnalis, Tapi Pemilik Media partisan Politik

Kamis, 6 Desember 2018 10:46 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Gerindra: Prabowo Tak Salahkan Jurnalis, Tapi Pemilik Media partisan Politik ahmad muzani. ©2018 Merdeka.com/Hari Ariyanti

Merdeka.com - Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menyebut, bahwa capres Prabowo Subianto tidak pernah marah atau benci dengan wartawan yang ikut dalam liputan kegiatannya. Prabowo marah terhadap pemilik media yang saat ini nampak seperti partisan politik daripada menjadi rujukan informasi bagi masyarakat.

"Pak Prabowo itu tidak menyalahkan para jurnalis dan wartawan di lapangan yang telah melaksanakan tugasnya, tetapi Pak Prabowo mengkritik para petinggi dan pemilik media yang memang terkesan sebagai partisan politik," kata Muzani lewat keterangannya, Kamis (6/12).

Muzani juga menilai ada upaya dari pihak tertentu yang mempengaruhi media arus utama untuk tidak bersikap objektif saat memberitakan kegiatan Prabowo Subianto.

"Ada beberapa peristiwa ya. Pertama pidato Pak Prabowo soal profesor fisika, ini dipelintir. Soal ojol, ini dipelintir. Bahkan soal dukungan Prabowo ke Palestina juga dianggap pro Israel, jelas ini ada yang bermain," tutur Muzani.

Kemudian, kata dia, puncak kekesalan Prabowo adalah ketika sejumlah media televisi tidak secara proporsional memberitakan acara Reuni 212.

"Ketika acara yang sangat besar dan menjadi salah satu sejarah berkumpulnya umat Islam Indonesia malah tidak ditayangkan. Malah kebanyakan dari media menyoroti pasca reuni. Ada soal sampahnya, ada soal ditunggangi kelompok politik tertentu. Ini kan bahayanya. Masyarakat tidak dapat informasi yang benar," terang Muzani.

Padahal, lanjut Muzani, media seharusnya bersikap objektif dan berkewajiban memberikan informasi yang dibutuhkan masyarakat sebagai salah satu dari empat pilar demokrasi.

"Masyarakat punya hak untuk mendapat informasi yang benar. Apalagi, media TV itu kan menggunakan frekuensi publik yang seharusnya bisa dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia dengan pemberitaan yang objektif dan bukan untuk kepentingan sekelompok orang saja," ucap Muzani.

Oleh karenanya, Muzani menganggap kritikan Prabowo terhadap media merupakan hal yang wajar.

"Jadi menurut saya wajar jika Pak Prabowo menyampaikan kritiknya kepada pemilik media dan para pimpinan media. Tapi, jangan tersinggung kalau Pak Prabowo menyampaikan hal tersebut jika kalian memberitakan secara objektif pada masa pemilu ini. Yang tersinggung itu cuma mereka yang tidak objektif," pungkas Muzani. [ray]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini